Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bayi yang lahir secara caesar harus segera diberikan ASI guna memperbaiki kondisi mikrobiota ususnya, ungkap Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi Dr dr Ariani Dewi Widodo, Sp.A (K).
"Terdapat ketidakseimbangan bakteri di usus atau dysbiosis pada anak yang lahir secara caesar," ujar Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia melansir dari Antara.
Dengan kata lain, anak yang lahir secara caesar memiliki komposisi bakteri berbahaya lebih tinggi daripada bakteri baik jika dibandingkan anak kelahiran normal atau pervaginaan.
Masalah kesehatan anak terutama imunitas dan tumbuh kembang juga berisiko meningkat akibat pengaruh dari dysbiosis usus pada anak yang lahir secara caesar. Maka dari itu penting untuk menyeimbangkan komposisi mikrobiota guna pengembangan toleransi kekebalan, caranya dengan segera mungkin memberikan ASI yang mengandung probiotik.
"Pemberian ASI akan memberikan probiotik dalam jumlah yang banyak kepada bayi sehingga paling tidak meskipun lahir caesar, memperbaiki kerugian yang terjadi akibat tanpa pemberian probiotik," kata Ariani.
Baca juga: Penelitian: Tidur Berkualitas Bisa Cegah Penyakit Kardiovaskular
Prebiotik yang terkandung dalam ASI sekaligus makanan probiotik sehingga keduanya diharapkan dapat berkembang dengan baik dengan jumlah yang seimbang jumlah.
Ariani menekankan IMD, proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan dengan membiarkan buah hati mencari puting susu ibunya sendiri, penting untuk dilakukan ibu dan bayi.
"Saat IMD yang penting bukan bayi berhasil menyusu tetapi ada skin to skin contact antara ibu dan bayi yang biasanya akan meningkatkan keberhasilan menyusui," jelas Ariani.
"Kalau bayi tidak bisa mendapatkan ASI, untuk menggantikan probiotik dan prebiotik, kita bisa berikan suplementasi," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.