Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Sakit jantung pada perempuan/
Harianjogja.com, JAKARTA—Tak semua orang memiliki jadwal tidur yang teratur. Padahal kualitas tidur yang baik sangat mempengaruhi kesehatan tubuh. Menjaga jadwal tidur ternyata merupakan salah satu cara untuk mencegah penyakit kardiovaskular.
Dilansir dari elpais.com, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan beberapa tahun terakhir mengaitkan antara kurang tidur dengan kondisi kardiovaskular, termasuk hipertensi, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.
Adapun menurut jurnal ilmiah Clinical Cardiology, insomnia dan tidur kurang dari rata-rata lima jam berkaitan dengan tingkat infark miokard yang jauh lebih tinggi. Ini sebanding dengan risiko tekanan darah tinggi dan kolesterol.
BACA JUGA : Ingin Tidur Berkualitas, Lakukan Cara Ini!
Dalam Konferensi Ilmiah Asosiasi Jantung Amerika pada 2023 dijelaskan pola tidur yang baik mempengaruhi faktor lain, seperti diet dan latihan fisik. Orang dengan kualitas tidur yang lebih baik memiliki kemampuan yang lebih besar untuk melakukan program diet dan olahraga dalam upaya menurunkan berat badan.
María José Masdeu, ahli paru dan kepala Unit Tidur di Hospital Universitari Parc Taulí di Spanyol mengatakan orang yang memiliki pola tidur yang buruk akan meningkatkan risiko obesitas. Alasannya keberadaan leptin dalam tubuh kita menurun, yaitu hormon yang membuat kita merasa kenyang, sementara keberadaan ghrelin meningkat, hormon yang meningkatkan rasa lapar. Jika Anda kurang tidur, akan cenderung lebih banyak makan dan tidak merasa ingin berolahraga.
Adapun hasil penelitian Journal of the American Heart Association yang menunjukkan bahwa menjaga jadwal tidur yang teratur dan tidur dalam waktu yang sama setiap harinya dapat bermanfaat dalam pencegahan penyakit kardiovaskular.
Masdeu mengungkapkan semakin banyak kerusakan yang muncul pada sistem pembuluh darah dan akan semakin besar pula kemungkinan atas penyakit tersebut.
Dr. kelsie Full mengatakan variasi dalam pola tidur dapat mengganggu jam sirkadian dan dengan begitu fungsi-fungsi kardiovaskular akan membuat jantung lebih sulit untuk beristirahat dan pulih, yang mana merupakan fungsi penting dari tidur.
Tak hanya kualitas tidur saja, apabila anda juga memiliki pola makan yang tidak sehat dan kurang berolahraga akhirnya akan mengalami kolesterol yang berasal dari kurang tidur, plak akan tumbuh lebih besar dan akhirnya menyumbat arteri.
Namun, hal tersebut masih dapat dicegah bagi anda yang saat ini masih memiliki kualitas tidur yang buruk. Bisa coba mengatur jadwal atau pola tidur dengan tidur pada jam dan waktu yang sama setiap malam. Tak hanya itu, dapat berolahraga di pagi hari untuk menyelaraskan ritme sirkadian dengan lingkungan. Dengan begitu Anda dapat melindungi kesehatan jantung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.