Advertisement
Ilmuwan Kembangkan Sumpit yang Bisa Meningkatkan Rasa Asin pada Makanan
Ilmuwan Jepang ciptakan sumpit yang bisa meningkatkan rasa asin makanan. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, TOKYO—Peneliti Jepang telah mengembangkan sumpit terkomputerisasi yang bisa meningkatkan rasa asin secara otomatis. Alat ini berpotensi membantu orang-orang yang perlu mengurangi sodium dalam pola diet mereka.
Melansir New York Post, sumpit ini dikembangkan bersama oleh profesor Universitas Meiji Homei Miyashita dan pembuat minuman Kirin Holdings Co. Inovasi sumpit itu akan meningkatkan rasa menggunakan stimulasi listrik dan komputer mini yang dikenakan di gelang pengguna.
Advertisement
Miyashita menjelaskan perangkat tersebut menggunakan arus listrik yang lemah untuk mengirimkan ion natrium dari makanan, melalui sumpit, ke mulut yang menciptakan rasa asin. “Akibatnya, rasa asinnya meningkat 1,5 kali lipat,” ujarnya.
Miyashita dan labnya telah mengeksplorasi berbagai cara agar teknologi dapat berinteraksi dan menstimulasi pengalaman sensorik manusia. Dia juga pernah mengembangkan layar TV yang dapat dijilat yang dapat meniru berbagai rasa makanan.
Sumpit penambah rasa mungkin memiliki relevansi khusus di Jepang, di mana diet tradisional lebih menyukai rasa asin. Rata-rata orang dewasa Jepang mengonsumsi sekitar 10 gram garam per hari, dua kali lipat jumlah yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia. Padahal, kelebihan asupan natrium terkait dengan peningkatan insiden tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit lainnya.
“Untuk mencegah penyakit ini, kita perlu mengurangi jumlah garam yang kita konsumsi,” kata peneliti Kirin, Ai Sato.
"Jika kita mencoba untuk menghindari mengurangi garam dengan cara konvensional, kita harus menanggung rasa sakit karena memotong makanan favorit kita dari diet kita, atau bertahan makan makanan hambar."
Keberadaan sumpit penambah rasa asin ini disebut bisa menjadi solusi bagi orang Jepang agar bisa menikmati makanan dengan nikmat, tanpa benar-benar mengonsumsi garam terlalu banyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : New York Post
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KJRI Jeddah: Jemaah Umrah Korban Bus Terbakar Pulang 31 Maret
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Prakiraan Cuaca Sabtu 28 Maret Hujan Ringan Merata di DIY
Advertisement
Advertisement






