Harga Emas Perhiasan Naik, Emas 24 Karat Tembus Rp2,32 Juta per Gram
Harga emas perhiasan hari ini 4 Juli 2026 kembali naik. Emas 24 karat dijual hingga Rp2,32 juta per gram, simak daftar harga lengkapnya.
Ilustrasi/Shutterstock-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Mungkin Anda pernah mengalami mata sering kedutan, yang kadangkala dianggap sebagai mitos seperti akan menangis. Padahal, mata kedutan bisa jadi tanda suatu penyakit, yang bahkan bisa berbahaya.
BACA JUGA: Sering Kedutan, Waspadai Gangguan Saraf
Kedutan myokymia atau kelopak mata sebenarnya adalah kondisi kontraksi terus menerus yang menyebabkan kejang kecil di kelopak mata, umumnya terjadi di kelopak mata bagian bawah.
Bagi kebanyakan orang, gejalanya cepat berlalu, tetapi beberapa orang mengalaminya selama berminggu-minggu.
Meskipun penyebab kondisinya belum bisa dipastikan, tapi kedutan mata juga bisa pertanda suatu penyakit.
Klinik Cleveland menjelaskan kedutan mata biasanya merupakan gangguan kecil yang biasanya terjadi cepat datang dan hilang.
"Jika itu terjadi Anda perlu melakukan dekompresi dan destress," tulisnya dilansir dari Express.
Klinik Cleveland menyatakan bahwa ada beberapa tanda yang mungkin memerlukan kunjungan ke dokter dan perlu penanganan lebih lanjut sebagai berikut:
Kedutan yang berlangsung lebih dari beberapa hari
Kedutan di bagian tubuh lain
Kelemahan, kelopak mata terkulai atau penglihatan ganda.
Jika mata tampak merah, kelopak mata bengkak, atau gejala lain seperti pusing muncul, ini mungkin juga memerlukan perhatian medis.
Orang yang hanya menderita kedutan mata lebih mungkin mengalami kejang sporadis yang disebabkan oleh stres.
Penyakit yang picu kedutan mata
Namun, beberapa penyebab serius juga dikaitkan dengan kedutan kelopak mata, termasuk penyakit autoimun, gangguan gerak, dan tumor kanker.
Dystonia, misalnya, adalah istilah medis yang menggambarkan serangkaian gangguan gerakan yang memicu kejang dan kontraksi otot.
Ada beberapa subtipe distonia, tetapi yang lebih sering dikaitkan dengan adanya kedutan mata adalah blefarospasme dan distonia serviks.
Dystonia serviks menyebabkan otot leher kejang dan miring dengan cara yang tidak biasa, mempengaruhi kedua mata juga dalam beberapa kasus.
Harvard Medical School menjelaskan bahwa dalam blepharospasm, "dystonia fokal kelopak mata menyebabkan kedutan yang tidak disengaja dan kelopak mata yang kuat.
Meskipun distonia tidak fatal, masalah yang terkait dengan kondisi di atas dapat mengancam jiwa jika diabaikan.
Kemungkinan penyebab kedutan lainnya adalah abrasi kornea, yang menggambarkan goresan kecil pada jendela di bagian depan mata akibat cedera.
“Penyebab umum termasuk kuku menggaruk mata, masuk suatu benda ke mata, terutama jika mata kemudian digosok,” kata Rumah Sakit Mata Moorfields.
Gejala utama abrasi kornea adalah nyeri, tetapi pasien mungkin juga mengalami kemerahan, kepekaan terhadap cahaya, dan mual.
The Moffitt Cancer Center menjelaskan mata berkedut adalah indikator lain yang jelas bahwa mungkin ada tumor otak.
Menurut mereka, tumor di otak dapat menyebabkan masalah optik jika lobus temporal, batang otak, atau lobus oksipital terpengaruh.
“Sementara beberapa perubahan penglihatan dapat terjadi secara bertahap, setiap perubahan mendadak harus segera didiskusikan dengan dokter.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Harga emas perhiasan hari ini 4 Juli 2026 kembali naik. Emas 24 karat dijual hingga Rp2,32 juta per gram, simak daftar harga lengkapnya.
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan Sekolah Rakyat memberi akses pendidikan layak bagi lebih dari 43 ribu anak hingga Agustus 2026.
Profil Jorge Messi, ayah sekaligus manajer Lionel Messi yang berperan dalam karier, kontrak, bisnis, hingga perjalanan Messi ke Barcelona.
PSS Sleman menang 1-0 atas Kendal Tornado FC. Pieter Huistra puas memberi menit bermain 45 menit kepada dua komposisi tim berbeda.
Penembakan terjadi sekitar 500 meter dari pintu masuk FBLB 2026 di Walesi. Dua warga sipil terluka dan dirawat di RSUD Wamena.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.