Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Bubur Sumsum - Frisianflag.com\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Siapa yang tidak kenal dengan bubur sumsum? Bubur lembut yang satu ini bisa menjadi pilihan untuk menu sarapan Anda.
Dalam tradisi Jogja, bubur sumsum biasa menjadi kudapan masyarakat saat pembubaran panitia hajatan.
Dilansir dari laman Kemdikbud.go.id, sumsum merupakan kumpulan sel darah merah dalam tulang manusia. Di beri nama jenang sumsum karena jenang tersebut berwarna merah mirip sumsum. Jenang ini dipercaya masyarakat Jogja dapat berfungsi memulihkan sel-sel sumsum akibat rasa capai setelah melakukan suatu hajatan tertentu.
Baca juga: Malas Jemur Handuk Setelah Mandi, 4 Bahaya Ini Siap Mengancam
Dengan memakan bubur sumsum orang yang terlibat dalam hajatan tersebut staminanya tulang-tulang sumsumnya dapat pulih kembali, rasa capek hilang dan tenganya pulih kembali. Hajatan tidak hanya pernikahan, tetapi bisa juga ulang tahun, khitanan, syukuran, ulang tahun kantor, dan masih banyak lagi.
Cara membuat bubur sumsum cukup mudah. Berikut ini resep mmebuatnya:
Bahan:
tepung beras
kelapa parut
gula merah
daun pandan
garam
Peralatan:
baskom
alat parut
kalo (saringan santan)
gelas (alat ukur santan)
kuali atau panic
shotil (sendok untuk mengaduk)
keren/anglo atau kompor
Cara memasak:
kelapa diparut kemudian diambil santannya dengan disaring menggunakan kalo, masukan santan ke dalam panci dan tambahkan garam lalu jerang diatas api. Seduh tepung beras dengan sedikit air di dalam baskom, lalu diaduk agar seluruhnya tercampur dengan air, kemudian tuangkan ke dalam santan yang sedang direbus. Aduk-aduk terus sampai mengental dan matang, lalu diangkat dari tungku atau keren.
Langkah selanjutnya adalah membuat sirup gula merah, dibuat dengan cara gula merah direbus dan ditambahkan sedikit garam terus di aduk-aduk lalu masukan santan sampai santan bercampur dengan gula merah setelah mendidih angkat dari api. Cara penyajian bubur sumsum diletakkan dalam mangkuk, lalu dituangi dengan sirup gula merah. Bubur sumsum ini biasanya disantap sesudah makan, baik makan pagi, makan siang, ataupun makan malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.