DPAD DIY Terus Ajak Masyarakat Luas Nonton Diorama
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Pedagang oleh-oleh di Pasar Beringharjo melayani beberapa pembeli yang mencari buah tangan di pasar ini, Selasa (19/6)./Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JOGJA—Geplak merupakan makanan tradisional khas Bantul. Kue ini terbuat dari bahan dasar kelapa parut dan gula.
Rasanya sangat manis dan memiliki warna yang beragam. Makanan ini mudah dijumpai di toko oleh-oleh. Biasanya dipajang di etalase depan karena memiliki warna yang menarik yaitu merah muda, hijau, putih, cokelat, dan kuning.
Ingin membuat geplak di rumah? Begini resepnya:
Bahan-bahan:
2 buah kelapa, ambil dagingnya dan parut
500 gr tepung beras
300 gr gula pasir
Air secukupnya
Pewarna secukupnya
Cara Membuat:
Ayak tepung beras dan tambahkan kelapa yang telah diparut, sisihkan.
Panaskan air dan rebus gula pasir hingga larut.
Tambahkan adonan tepung serta kelapa parut ke dalam panci.
Masukkan garam dan aduk hingga merata sempurna, angkat.
Bagi adonan menjadi 3 bagian dan tuangkan sedikit pewarna sesuai selera, aduk merata.
Bulatkan adonan dan tunggu hingga dingin.
Setelah mengeras, tata di atas piring saji.
Siap dihidangkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Ketahui 4 ciri hewan kurban yang tidak sah menurut syariat Islam agar ibadah kurban Anda diterima dan sesuai ketentuan.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.