Uruguai Gagal ke 32 Besar, Pulang Pakai Pesawat Komersial Bukan Carter
Tidak hanya gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, skuad Uruguai juga harus menelan pil pahit: penerbangan carter dibatalkan!
Ilustrasi siomay./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Isu mengenai penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan dasar pembuatan siomay tengah memicu kekhawatiran serius di kalangan konsumen. Kuliner yang selama ini menjadi favorit sejuta umat tersebut kini membuat sebagian besar orang lebih berhati-hati dan selektif sebelum memutuskan untuk membeli.
Kabar ini mulai ramai diperbincangkan seusai munculnya laporan di media sosial terkait aktivitas penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Sungai Ciliwung yang diduga kuat diolah menjadi bahan makanan. Habitat ikan tersebut yang umumnya berada di perairan tercemar menjadi alasan utama di balik tingginya kekhawatiran masyarakat akan dampak kesehatan.
Kondisi tersebut menuntut konsumen untuk lebih jeli dalam mengenali ciri-ciri siomay yang aman dikonsumsi. Membedakan bahan baku antara ikan berkualitas seperti tenggiri dengan bahan alternatif yang meragukan menjadi kunci utama perlindungan diri.
Indikator Fisik dan Kualitas Salah satu tanda yang paling mencolok dan mudah dikenali adalah dari segi warna. Siomay yang menggunakan campuran ikan sapu-sapu biasanya memiliki tampilan visual yang lebih gelap atau cenderung keabu-abuan karena warna daging asalnya yang kusam. Berbanding terbalik dengan siomay berbahan ikan tenggiri yang tampak lebih cerah, bersih, dan segar.
Aroma juga menjadi indikator penting yang tidak boleh diabaikan. Siomay yang dibuat dari bahan tidak segar atau jenis ikan yang hidup di air tercemar biasanya mengeluarkan bau amis yang sangat tajam dan tidak sedap. Sementara itu, siomay tenggiri memiliki aroma gurih yang lebih ringan serta tidak menyengat di hidung.
Tekstur dan Sensasi Rasa Dari sisi tekstur, perbedaan antara kedua jenis bahan ini akan terasa cukup kontras saat dikunyah. Siomay dengan bahan ikan berkualitas rendah cenderung memiliki tekstur yang lebih alot, sulit dikunyah, dan terkadang meninggalkan sensasi rasa pahit di lidah pada akhir suapan. Sebaliknya, siomay tenggiri asli dikenal karena kekenyalannya yang pas, lembut, dan memiliki cita rasa gurih alami yang kuat.
Faktor harga juga patut menjadi sinyal awal yang diperhatikan oleh pembeli. Mengingat harga ikan tenggiri yang relatif mahal, produk olahannya pun umumnya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi. Jika Anda menemukan siomay dengan harga yang terlalu murah atau jauh di bawah standar pasar, disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas bahan yang digunakan.
Meskipun isu ini tengah berkembang, perlu diingat bahwa tidak semua pedagang melakukan praktik curang. Masih banyak penjual yang tetap berkomitmen menjaga kualitas dan kebersihan produk dagangan mer
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidak hanya gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, skuad Uruguai juga harus menelan pil pahit: penerbangan carter dibatalkan!
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Iran menolak usulan Prancis terkait pembersihan ranjau di Selat Hormuz dan menegaskan operasi sepenuhnya berada di bawah kendali Teheran.
GORA BANGSA menjadi strategi baru Dinpar Kulonprogo untuk meningkatkan PAD pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor dan digitalisasi layanan.
Jadwal Angkutan KSPN Jogja 30 Juni 2026 melayani rute Malioboro-Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 30 Juni 2026 lengkap rute YIA–Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan terbaru di sini.