Honda Rem Mendadak Proyek EV, Kini Gaspol Mobil Hybrid
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Ilustrasi siomay./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Isu mengenai penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan dasar pembuatan siomay tengah memicu kekhawatiran serius di kalangan konsumen. Kuliner yang selama ini menjadi favorit sejuta umat tersebut kini membuat sebagian besar orang lebih berhati-hati dan selektif sebelum memutuskan untuk membeli.
Kabar ini mulai ramai diperbincangkan seusai munculnya laporan di media sosial terkait aktivitas penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Sungai Ciliwung yang diduga kuat diolah menjadi bahan makanan. Habitat ikan tersebut yang umumnya berada di perairan tercemar menjadi alasan utama di balik tingginya kekhawatiran masyarakat akan dampak kesehatan.
Kondisi tersebut menuntut konsumen untuk lebih jeli dalam mengenali ciri-ciri siomay yang aman dikonsumsi. Membedakan bahan baku antara ikan berkualitas seperti tenggiri dengan bahan alternatif yang meragukan menjadi kunci utama perlindungan diri.
Indikator Fisik dan Kualitas Salah satu tanda yang paling mencolok dan mudah dikenali adalah dari segi warna. Siomay yang menggunakan campuran ikan sapu-sapu biasanya memiliki tampilan visual yang lebih gelap atau cenderung keabu-abuan karena warna daging asalnya yang kusam. Berbanding terbalik dengan siomay berbahan ikan tenggiri yang tampak lebih cerah, bersih, dan segar.
Aroma juga menjadi indikator penting yang tidak boleh diabaikan. Siomay yang dibuat dari bahan tidak segar atau jenis ikan yang hidup di air tercemar biasanya mengeluarkan bau amis yang sangat tajam dan tidak sedap. Sementara itu, siomay tenggiri memiliki aroma gurih yang lebih ringan serta tidak menyengat di hidung.
Tekstur dan Sensasi Rasa Dari sisi tekstur, perbedaan antara kedua jenis bahan ini akan terasa cukup kontras saat dikunyah. Siomay dengan bahan ikan berkualitas rendah cenderung memiliki tekstur yang lebih alot, sulit dikunyah, dan terkadang meninggalkan sensasi rasa pahit di lidah pada akhir suapan. Sebaliknya, siomay tenggiri asli dikenal karena kekenyalannya yang pas, lembut, dan memiliki cita rasa gurih alami yang kuat.
Faktor harga juga patut menjadi sinyal awal yang diperhatikan oleh pembeli. Mengingat harga ikan tenggiri yang relatif mahal, produk olahannya pun umumnya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi. Jika Anda menemukan siomay dengan harga yang terlalu murah atau jauh di bawah standar pasar, disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas bahan yang digunakan.
Meskipun isu ini tengah berkembang, perlu diingat bahwa tidak semua pedagang melakukan praktik curang. Masih banyak penjual yang tetap berkomitmen menjaga kualitas dan kebersihan produk dagangan mer
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.