Advertisement

5 Tanda Menopause yang Sering Terjadi

Bernadheta Dian Saraswati
Rabu, 30 November 2022 - 12:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
5 Tanda Menopause yang Sering Terjadi Ilustrasi Menstruasi - ist/classic105

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Setiap perempuan akan mengalami menopause meski waktunya berbeda-beda antara satu perempuan dengan yang lain. Ada yang menopause saat usia menginjak 50 tahun tetapi ada pula yang mangalami menopause dini.

Tanda-tanda menopause sebenarnya dapat diketahui, salah satunya siklus menstrusi atau haid yang tidak teratur.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini tanda-tanda menopause:

1. Siklus Haid Tidak Teratur

Siklus menstruasi normal pada perempuan biasanya 28 hari. Namun jika tidak sesuai dengan siklus tersebut, bisa jadi menjadi tanda-tanda menopause. Jumlah darah yang keluar semakin banyak, berkurang, atau hanya flek darah juga menjadi tanda menopause akan terjadi. 

2. Gairah Seksual Menurun

Penurunan kadar estrogen dapat memperlambat reaksi orgasme, reaksi klitoris, dan menyebabkan keringnya vagina. Kondisi-kondisi ini dapat menyebabkan menurunannya gairah seksual.

3. Vagina Kering dan Nyeri saat Berhubungan

Berkurangnya produksi estrogen dan progesteron membuat kelembapan lapisan yang melapisi dinding vagina menjadi tipis. Akibatnya vagina menjadi lebih kering dan memunculkan berbagai gejala sebelum menopause seperti, rasa gatal atau panas di bagian mulut vagina. Kering di daerah vagina dapat menimbulkan rasa sakit saat berhubungan intim.

4. Saluran Kemih Bermasalah

Perempuan sering mengalami kesulitan menahan buang air kecil. Sebagian dari mereka mungkin sering terasa ingin buang air kecil walau kandung kemih belum penuh. Anda juga mungkin mengalami nyeri saat berkemih karena selama menopause, jaringan di vagina dan saluran kemih kehilangan elastisitasnya. Selain itu, otot-otot yang mengelilingi pelvis mulai juga melemah.

5. Rambut Rontok dan Kering

Berkurangnya hormon estrogen adalah masa awal menopause. Hal tersebut dapat membuat rambut lebih rapuh dan kering karena hormon estrogen menjaga pertumbuhan helaian rambut. Rambut rontok dan kering sering menjadi gejala awal menopause.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Relawan GP Mania Bubar, Bukti Jokowi Tingggalkan Ganjar?

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 15:47 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement