Info Update Stok Darah di PMI DIY Kamis 14 September 2023
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi update jumlah stok darah di DIY, berikut ini informasi dari PMI DIY yang diterima Harianjogja.com
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Banyak orang melakukan diet untuk menurunkan berat badan. Mereka rela mengatur makannya agar tubuh mencapai berat yang ideal.
Saat ini, banyak beragam jenis diet yang bisa dipilih. Mulai dari diet rendah karbohidrat, intermitten fasting, diet vegan, hingga diet ketogenik.
Namun diet seperti apakah yang sehat menurut ahli?
Dilansir dari ugm.ac.id, diet tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Ahli Gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Rahadyana Muslichah, S.Gz., M.Sc., mengatakan diet harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi tubuh dan melalui pendampingan dari profesional seperti ahli gizi.
Masing-masing orang memiliki kebutuhan harian yang berbeda-beda sehingga diet yang berhasil dilakukan pada satu individu tidak lantas bisa diterapkan pada individu lainnya.
Baca juga: Syarat dan Cara Konsultasi ke Psikolog Pakai BPJS Kesehatan
“Diet untuk menurunkan berat badan tidak boleh sembarangan seperti mengikuti cara yang berhasil dipakai orang lain. Jadi tidak bisa meniru program diet yang populer dilakukan karena program diet sebisa mungkin personalized dengan mempertimbangkan kondisi klien,” paparnya dikutip Harianjogja.com, Senin (21/11/2022).
Dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM ini merekomendasikan dalam penentuan program diet dilakukan melalui konsultasi dengan profesional. Ia menuturkan jika diet bukan hanya sekadar menurunkan berat badan hingga posisi ideal tetapi juga harus memperhatikan komposisi tubuh seperti persentase lemak maupun otot.
Dengan konsultasi ke profesional program diet akan disusun setelah melalui rangkaian asesmen secara komprehensif. Beberapa diantaranya seperti mencari akar persoalan penyebab berat badan berlebih dari pola/kebiasaan makan dan pola aktivitas sehari-hari.
Rahadyana mengatakan bahwa diet bukan berarti harus menghindari berbagai jenis makanan. "Semua jenis zat gizi tetap diperlukan tubuh, hanya saja porsi makannya diatur sesuai prinsip gizi seimbang,” katanya.
Pilih protein rendah lemak misalnya, ikan, daging putih, telur, dan susu rendah lemak. Selain itu, variasikan pemenuhan kebutuhan karbohidrat. Misalnya tidak hanya dengan nasi putih saja, tetapi divariasikan dengan bahan pangan lain seperti singkong, ubi, atau beras merah yang mengandung serat. Tak lupa perbanyak konsumsi sayur dan buah.
Camilan Aman?
Buah yang diolah menjadi jus atau buah potong juga bisa menjadi camilan sehat. Ia menyarankan saat menjalani program diet sebaiknya membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, minyak, dan lemak agar berat badan tidak melonjak.
Kemenkes merekomendasikan batas asupan porsi gula sebanyak 4 sendok makan per hari, garam 1 sendok teh per hari,dan lemak 5 sendok makan per hari.
“Diet juga perlu dibarengi dengan aktivitas fisik/olahraga karena akan lebih cepat untuk menurunkan persentase lemak tubuh. Olahraga yang direkomendasikan adalah 150 menit dalam 1 minggu,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi update jumlah stok darah di DIY, berikut ini informasi dari PMI DIY yang diterima Harianjogja.com
Jogja Rockphonic 2026 hadirkan Dewa 19, Burgerkill, dan God Bless dalam konser rock orkestra megah di Stadion Kridosono Jogja.
Pemda DIY menjamin perlindungan 11 bayi yang dievakuasi dari day care ilegal di Sleman, termasuk biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan.
Prabowo Subianto menyoroti eksportir sawit dan batu bara yang menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri, bukan di Indonesia.
Kejagung dalami dugaan jual beli LHP Ombudsman RI yang menyeret Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto dalam kasus suap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.