Mulai Hari Ini, Beli Kartu SIM Wajib Scan Wajah, Ini Manfaatnya
Pemerintah resmi mewajibkan registrasi SIM dengan biometrik wajah mulai 2026 untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.
Tasya Kamila dan suaminya, Randi Bachtiar di Brawijaya Women & Children Hospital, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019). /Suara.com-Suci Febriastuti
Harianjogja.com, JAKARTA—Selebritas Tasya Kamila membagikan cara yang selama ini dijalaninya dalam mengatur pola pemberian camilan bagi sang buah hati agar asupan nutrisinya seimbang.
"Kalau aku, aku jadikan camilan itu reward. Jadi camilan itu diseimbangkan pemberiannya dengan makanan utama," kata Tasya dikutip dari Antara.
Ia mencontohkan dirinya kerap memberikan camilan kepada anaknya ketika sang anak berhasil menyelesaikan sekolahnya.
Alasannya karena sang anak, Arrasya, kerap menganggap kegiatan sekolah merupakan tantangan. Terkadang sang anak kerap mencari alasan agar tak perlu bersekolah.
Maka ketika anaknya berhasil menyelesaikan kegiatan sekolah secara penuh, sesuai dengan perjanjian, Arrasya diberikan camilan kesukaannya sebagai apresiasi.
Agar camilan bisa dikonsumsi secara tepat dan tidak mengganggu jadwal makan utama, Tasya memutuskan untuk memberikan camilan kepada anaknya dua jam sebelum makan.
"Jadi kalau misalnya siang hari itu dia sudah makan camilan, ya sesudahnya jangan diberikan permen lagi. Jadi diseimbangkan antara makan utama sebagai sumber nutrisi utamanya dan camilan sebagai reward-nya," ujarnya.
Setelah itu, ia tentunya memastikan bahwa camilan yang diberikan sesuai dengan usia sang anak.
Dari segi jenis camilan, ia mengaku tak membatasi jenis camilan yang diberikan pada Arrasya agar bisa mengeksplorasi berbagai jenis rasa baru.
"Kan camilan selain membuat senang juga, bisa membantu anak mengeksplorasi new taste," kata wanita kelahiran 1992 itu.
Mantan penyanyi cilik itu pun menekankan pemantauan asupan gula juga menjadi kunci agar sang buah hati mendapatkan nutrisi yang seimbang sesuai pertumbuhannya.
"Semuanya diseimbangkan dengan juga memperhatikan asupan gulanya dalam satu hari," tutup Tasya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah resmi mewajibkan registrasi SIM dengan biometrik wajah mulai 2026 untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Tarif masuk pantai Bantul sisi barat turun jadi Rp5.000. Pemkab optimistis kunjungan naik dan PAD ikut terdongkrak.
Pendidikan DIY diperkuat melalui kolaborasi daerah, digitalisasi data, dan strategi menekan anak tidak sekolah dalam KPI 2026 di UNY.
Pemkab Klaten luncurkan beasiswa kuliah Rp1 miliar. Bupati Hamenang pastikan akses pendidikan merata bagi warga kurang mampu.
Jadwal KRL Jogja–Solo Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.