Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 Juli 2026, 24 Karat Rp2,275 Juta
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
Ilustrasi CPR. - Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketika tragedi Halloween di Itaewon Korea Selatan terjadi pada akhir Oktober lalu, ratusan orang meninggal dunia. Puluhan orang yang pingsan dan meninggal dunia sebelumnya sempat diberikan CPR oleh tenaga medis dan juga pengunjung yang paham akan teknik CPR tersebut.
Dikutip dari laman resmi Siloam Hospital, CPR singkatan dari cardiopulmonary resuscitation atau juga biasa dikenal dengan istilah RJP (resusitasi jantung paru) dalam bahasa Indonesia.
Artinya, CPR adalah salah satu upaya pertolongan pertama gawat darurat secara medis yang dilakukan ketika ada seorang pasien henti jantung.
Tujuan dari CPR adalah untuk mengembalikan kemampuan bernapas serta sirkulasi darah dalam tubuh seorang pasien. Sebab, pernapasan atau aliran darah yang berhenti dapat memicu terjadinya kerusakan otak sehingga berpotensi menyebabkan kematian dalam hitungan 8 sampai 10 menit.
CPR adalah prosedur pertolongan pertama untuk menyelamatkan nyawa seseorang. Oleh sebab itu, teknik CPR harus dilakukan dengan benar dan tepat.
Teknik CPR biasa dikenal dengan singkatan D-R-C-A-B, yaitu danger, response, compression, airway, dan breathing.
Danger dan response dilakukan sebagai persiapan sebelum melakukan CPR.
Untuk berjalan efektif, CPR lebih baik dilakukan minimal oleh dua orang. Satu orang bertugas untuk kompresi dan seorang lainnya untuk airway dan breathing. Peran kedua orang tersebut dapat saling bertukar setelah 5 siklus atau 1 menit.
Cara Melakukan CPR
Setelah melakukan persiapan, Anda bisa menerapkan teknik CPR yang tepat. Adapun cara CPR yang benar dapat Anda lihat melalui penjelasan di bawah ini.
1. Kompresi Dada (Compression)
Compression dalam teknik CPR adalah tindakan berupa penekanan dinding dada pasien sebagai pijat jantung eksternal. Untuk melakukan compression, Anda bisa menerapkan langkah-langkah berikut:
- Baringkan tubuh korban pada permukaan datar dan keras
- Posisikan diri Anda di samping bahu dan leher pasien
- Letakkan salah satu telapak tangan pada bagian tengah dada pasien, tepatnya pada ⅓ tulang sternum
- Letakkan telapak tangan lainnya di atas tangan tersebut
- Lakukan metode push fast, yaitu penekanan dada pasien sebanyak 100 - 120 kali per menit atau 1 - 2 kali per detik
- Pastikan penekanan dada tersebut memiliki kedalaman 5 - 6 cm (push hard)
2. Membuka Jalur Napas (Airways)
Langkah berikutnya dari CPR adalah airways atau membuka jalur napas pasien. Cara ini dilakukan setelah tahapan compression.
Caranya, Anda perlu mendongakkan kepala pasien dan letakkan satu tangan pada dahinya. Kemudian, tangan lainnya digunakan untuk mengangkat dagu secara perlahan sampai saluran napas pasien terbuka.
3. Pemberian Napas Buatan (Breathing)
Apabila pasien masih belum menunjukkan respon, Anda dapat memberi bantuan napas melalui mulut. Pemberian napas buatan ini lakukan untuk mengembalikan pernapasan spontan dari pasien.
Selain dari mulut ke mulut, Anda juga dapat memberikan napas buatan dari mulut ke hidung. Dalam CPR, tekning breathing ini dibarengi dengan compression, yaitu 30 kali kompresi dada diikuti dengan 2 kali bantuan napas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
MU kalah 0-1 dari Man City dan baru mengoleksi 4 poin. Brighton serta Fulham menanti saat Setan Merah berusaha bangkit.
Hyundai menunda ADAS mandiri hingga 2029 dan menggandeng Nvidia untuk menghadirkan teknologi Level 2+ dan 2++ mulai 2028.
Email hilang di laptop? Coba 6 cara ini, mulai dari mengecek Sampah, Arsip, pencarian, sinkronisasi, hingga cadangan data.
Jay Idzes menjadi starter saat Sassuolo mengalahkan Juventus 3-2 dalam drama lima gol pada pekan keempat Liga Italia.
Bezzecchi mengungkap penyebab crash di Tikungan 13 MotoGP San Marino 2026 dan menegaskan bukan karena tekanan balapan kandang.