AS Perketat Tekanan Ekonomi Iran, 16 Orang dan 11 Perusahaan Dijatuhi Sanksi
AS menjatuhkan sanksi terhadap 16 warga Iran dan 11 perusahaan di tengah konflik yang belum terselesaikan antara Washington dan Teheran.
Hyun Bin dan Son Ye Jin. - Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pasangan selebritas Korea Son Ye Jin dan Hyun Bin akhirnya secara resmi mengumumkan gender anak pertama mereka serta perkiraan bulan lahir sang bayi.
Mengutip laporan dari Soompi melalui Antara, agensi Son Ye Jin dan Hyun Bin mengumumkan bahwa anak pertama pasangan tersebut akan berjenis kelamin laki-laki. Bayi tersebut pun diperkirakan akan lahir pada bulan Desember mendatang.
"Anak Son Ye Jin dan Hyun Bin adalah laki-laki. Bayinya akan lahir pada bulan Desember," ungkap agensi mereka pada Jumat (28/10/2022).
Lebih lanjut, agensi tersebut pun mengabarkan kondisi terkini dari Son Ye Jin. Agensi itu mengatakan bahwa Son Ye Jin hingga saat ini sangat tenang mempersiapkan kelahiran buah hatinya.
"Son Ye Jin saat ini dalam kondisi kesehatan yang sangat baik. Dia dengan tenang mempersiapkan kelahiran putranya," jelas agensi itu.
Son Ye Jin dan Hyun Bin merupakan pasangan yang menikah pada bulan Maret tahun ini. Sebelumnya, keduanya terlibat peran sebagai pasangan dalam drama korea berjudul Crash Landing on You.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AS menjatuhkan sanksi terhadap 16 warga Iran dan 11 perusahaan di tengah konflik yang belum terselesaikan antara Washington dan Teheran.
OJK menjatuhkan denda Rp2,1 triliun terkait dugaan manipulasi saham DSSA dan pelanggaran penjatahan saham BREN serta CUAN.
Literasi keluarga didorong untuk memperkuat pencegahan stunting di Sleman melalui bedah buku, edukasi gizi, pola asuh, dan kesehatan ibu dan anak
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo Oktober 2026, lokasi SIMENOR, jam pelayanan, dan syarat dokumen SIM A serta SIM C.
Pendidikan farmasi perlu mengintegrasikan pengalaman dan ulasan pasien dalam pembelajaran untuk meningkatkan empati, komunikasi apoteker, dan mutu pelayanan
KPK mengungkap dugaan kesepakatan Rp400 juta antara Bupati Klaten dan Kepala BPK Jateng untuk menghapus dua temuan dalam audit keuangan 2025.