Prabowo Targetkan Karhutla Kalimantan-Sumatra Tuntas 2 Minggu
Prabowo menyebut karhutla di Kalimantan dan Sumatra mulai teratasi dan berharap seluruh penanganannya selesai dalam 1-2 minggu.
Empat anggota grup BLACKPINK menghadiri acara Met Gala 2026 di New York, Amerika Serikat Senin (4/5/2026). ANTARA/HO-Akun Instagram @metgalaofficial_
Harianjogja.com, JAKARTA—Industri K-Pop kembali mengalami pergeseran tren signifikan. Jika sebelumnya girl group identik dengan konsep imut dan ceria, kini arah musik berubah drastis menuju genre techno yang lebih agresif, cepat, dan berkarakter kuat.
Perubahan ini bukan tanpa alasan. Para pengamat musik menilai, strategi tersebut merupakan respons terhadap perubahan pola konsumsi musik global, khususnya di era dominasi video pendek seperti TikTok dan Reels.
Kritikus musik Korea, Lee Dae Hwa, menyebut bahwa K-Pop selalu bergerak dinamis mengikuti tren global, termasuk mengadopsi elemen musik dari skena underground yang sedang naik daun.
“Industri ini tidak hanya mengejar pasar arus utama, tetapi juga ingin tetap relevan di garis depan tren musik dunia,” ujarnya.
Salah satu pengaruh terbesar datang dari skena klub Eropa, terutama kota seperti Berlin yang dikenal sebagai pusat musik techno dunia. Karakter musik yang gelap, minimalis, namun intens dianggap cocok dengan citra baru girl group yang lebih berani dan edgy.
Kritikus lainnya, Lim Hee Yun, menambahkan bahwa struktur techno yang repetitif dan cepat sangat ideal untuk konten video pendek.
“Musik techno efektif karena langsung ‘menangkap’ perhatian dalam hitungan detik. Ini penting di era digital saat durasi perhatian semakin pendek,” jelasnya.
Fenomena ini terlihat jelas dari sejumlah rilisan terbaru. Grup ILLIT misalnya, sukses mencuri perhatian lewat lagu It’s Me yang menampilkan beat lebih agresif dibandingkan karya mereka sebelumnya yang cenderung lembut seperti Magnetic. Perubahan konsep ini terbukti berhasil dengan menembus tangga lagu global.
Hal serupa juga dilakukan IVE melalui lagu Bang Bang, yang mengusung pola drum khas techno dan tetap bertahan di jajaran atas chart domestik Korea.
Sementara itu, BLACKPINK menjadi salah satu pionir yang membawa kembali nuansa techno ke panggung global. Lagu Jump bahkan berhasil menduduki posisi puncak tangga lagu global Spotify, mempertegas daya tarik genre ini secara internasional.
Meski demikian, techno bukan hal baru di Korea Selatan. Genre ini pernah populer pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, meski saat itu lebih bercampur dengan dance-pop dan Eurodance.
Kini, dengan pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi dengan visual digital, techno hadir dalam format yang lebih ringkas, catchy, dan mudah viral.
Perubahan ini menandai babak baru dalam evolusi K-Pop, di mana kekuatan visual, ritme cepat, dan daya tarik global menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan industri hiburan yang semakin ketat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo menyebut karhutla di Kalimantan dan Sumatra mulai teratasi dan berharap seluruh penanganannya selesai dalam 1-2 minggu.
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Threads menguji fitur transkripsi otomatis podcast yang memungkinkan pengguna membaca isi klip audio tanpa menyalakan suara.
DPRD Gunungkidul menuntaskan KUA-PPAS Perubahan 2026. Pendapatan daerah turun Rp50,65 miliar dan RAPBD harus segera dibahas.
Setelah Maulid Nabi 25 Agustus 2026, libur berikutnya baru Natal. Simak jadwal cuti bersama dan peluang libur empat hari.
Baterai iPhone cepat habis? Simak 15 cara menghemat daya mulai dari Mode Daya Rendah hingga mengatur aplikasi dan jaringan.