Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Manfaat buah apel bagi kesehatan. /Bisnis.com-Janlika
Harianjogja.com, JAKARTA - Buah apel merupakan salah satu buah yang lezat dan banyak dicari. Ternyata, buah apel juga masyhur akan manfaatnya bagi kesehatan.
Terdapat daftar panjang dari banyaknya manfaat kesehatan dari buah apel. Apel diketahui kaya akan vitamin C, K, B6 dan riboflavin.
Selain itu, mineral seperti tembaga, magnesium, potasium, dan mangan semuanya lengkap terkandung dalam buah apel. Makan apel juga merupakan cara yang baik untuk mengonsumsi dosis harian serat yang direkomendasikan.
Kandungan serat dalam apel membantu dalam meningkatkan metabolisme dan proses pencernaan. Mereka memastikan gerakan usus halus dan dikenal untuk mencegah gangguan perut dan sembelit.
Kebanyakan buah beri sebagai buah yang dijadikan pilihan untuk mendapatkan antioksidan. Tetapi, apel sebenarnya sangat tinggi antioksidan dan fitokimia. Ini telah terbukti membantu mengurangi insiden kanker dan penyakit kronis.
Antioksidan umum yang tinggi dalam apel adalah vitamin C. Dilaporkan bahwa, sebuah apel memasok 14 persen dari asupan harian yang direkomendasikan untuk vitamin penting ini. Vitamin C diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat serta baik untuk mata, kulit dan otak.
Sangat penting bagi penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula darah mereka. Polifenol dalam apel dipercaya membantu mengurangi penyerapan karbohidrat dalam tubuh.
Mengurangi penyerapan karbohidrat dalam tubuh membantu mencegah fluktuasi kadar gula darah dalam aliran darah. Selanjutnya, polifenol dalam apel membantu merangsang reseptor insulin di dalam sel.
Orang yang menderita anemia sering disarankan untuk mengonsumsi apel karena merupakan sumber yang kaya zat besi. Zat besi sangat penting untuk metabolisme sel darah merah.
Apel dianggap sangat baik untuk merawat kesehatan jantung. Mereka mampu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh dan membangun mekanisme pertahanan yang kuat terhadap penyakit kardiovaskular.
Sifat antioksidan dalam apel mengurangi oksidasi lemak dan mampu menetralkan lemak yang ditemukan di pembuluh darah yang dapat memberikan tekanan berlebih. Quercetin, flavonoid dalam apel juga mengurangi peradangan pada pembuluh darah. Inilah alasan mengapa apel dianggap sebagai penguat jantung yang kuat.
Apel diketahui dapat meningkatkan fungsi bakteri di usus besar. Zat yang terdapat dalam apel mampu meningkatkan metabolisme di saluran pencernaan.
Jika Anda kerap merasa lesu, apel merupakan pilihan yang tepat untuk dipilih dalam meningkatkan vitalitas serta kekuatan tubuh. Itulah alasan mengapa bila Anda sakit akan selalu ada apel yang menjadi bahan suguhan. Apel sangat membantu dalam detoksifikasi tubuh dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Mereka sangat membantu dalam menjaga kelemahan otot.
Apel dikenal untuk meningkatkan penglihatan dan membuat mata lebih kuat. Senyawa flavonoid dan fitonutrien antioksidan mengurangi efek radikal bebas pada mata dan mencegah berbagai penyakit mata.
Antioksidan kaya akan manfaat. Antioksidan dalam apel dinilai baik untuk kesehatan kulit. Konsumsi apel secara teratur mencegah kondisi kulit seperti keriput, penuaan dini dan flek hitam.
Siapa yang sangka bahwa apel memiliki manfaat hingga mampu merawat keutuhan gigi. Apel mampu membantu membersihkan gigi dan gusi.
Selain itu apel juga mampu membantu mengurangi insiden gigi berlubang. Kandungan serat dalam apel memiliki sifat antibakteri yang berkontribusi untuk menjauhkan bakteri dan virus dari tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Kualitas tidur berperan penting menjaga kesehatan otak. Kurang tidur dapat memengaruhi memori, konsentrasi hingga fungsi kognitif.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Presiden Prabowo menunjuk Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria pada 1 Oktober 2026 setelah sebelumnya menjabat Wakapolri.
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.