Prediksi PSS Sleman vs PSGC Ciamis di I League Cup 2026
PSS Sleman menjamu PSGC Ciamis pada laga pembuka Grup F I League Cup 2026. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Keringat berlebih memang mengganggu. Selain menyebabkan bau, keringat berlebihan juga akan meninggalkan noda di baju. Padahal, kita tidak selalu dihadapkan pada situasi yang menguntungkan, dan bisa langsung membersihkan badan serta berganti pakaian.
Berikut cara untuk mengatasi keringat berlebih:
Antiperspirant adalah zat kimia yang dapat mengurangi produksi keringat. Zat ini banyak ditemukan dalam produk pewangi ketiak. Antiperspirant berbeda dengan deodorant. Jika deodorant berfungsi mengontrol bau badana, maka antiperspirant memiliki fungsi utama untuk mengontrol dan mencegah produksi keringat berlebih dalam tubuh. Untuk mendapatkan Antiperspiran, Anda bisa membelinya di apotek terdekat.
Jika Anda memiliki keringat berlebih, lebih baik Anda menggunakan pakaian berbahan ringan dan tidak menyerap panas. Pilihlah pakaian warna putih agar bisa membantu tubuh tetap dingin dan mengurani risiko berkeringat.
Jangan makan makanan pedas. Sebab, jika Anda makan makanan pedas, maka keringat akan mudah keluar. Selain itu hindari minum teh dan kopi. Karena teh dan kopi akan menyebabkan keringat.
Salah satu upaya mencegah keringat berlebihan adalah menjaga tubuh tetap dingin. Caranya, Anda bisa berdiam di rumah dengan kipas angin atau AC menyala.
Cara terakhir mengatasi keringat berlebih adalah dengan berkonsultasi dengan dokter. Nantinya dokter akan memberikan saran dan obat untuk mengatasi keringat berlebih yang Anda alami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menjamu PSGC Ciamis pada laga pembuka Grup F I League Cup 2026. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua tim.
IHSG ditutup naik 15,48 poin ke level 4.919,77 setelah investor merespons positif hasil pemilu midterm AS.
Foto Gibran diturunkan saat audiensi Forum Kebangsaan DIY di DPRD DIY. Dewan menyebut aksi itu spontanitas peserta, bukan inisiatif mereka.
Sebanyak 11.129 peserta BPJS PBI Kulonprogo dinonaktifkan pada November 2026. Pemkab menyiapkan anggaran Rp19,8 miliar untuk jaminan kesehatan warga miskin.
Peserta KB aktif di Kota Jogja naik 9,54% hingga September 2026. Penggunaan MAL tumbuh 80,95% dibandingkan Desember 2025.
Puskesmas Girimulyo II Kulonprogo melayani hingga 150 pasien per hari saat imunisasi, tetapi masih menghadapi kekurangan tenaga kesehatan.