Aksinya Marah-Marah soal Paytren Diparodikan Netizen, Yusuf Mansur Buka Suara
Yusuf Mansur akhirnya merespons salah satu video parodi yang menyindirnya soal kasus Paytren. Berikut video dan tanggapannya.
Special Delivery
Harianjogja.com, SOLO - Park So Dam kini kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam berakting melalui Special Delivery usai vakum selama beberapa waktu lantaran harus menjalani operasi kanker tiroid.
Film drama kriminal yang diproduseri oleh Joo Seung Hwan itu berkisah tentang Jang Eung Ha (Park So Dam), seorang sopir taksi dikenal berani, tangguh, dan bertanggung jawab.
Singkat cerita, pada suatu hari ia mendapat permintaan untuk menjemput kliennya yang berusaha kabur keluar negeri karena kasus judi.
Namun, saat tiba di lokasi penjemputan, ia justru bertemu dengan seorang anak laki-laki.
Usut punya usut, rupanya anak tersebut adalah pemegang kunci untuk mendapatkan uang senilai US$30 juta di bank.
Dari situ, Eung Ha pun berusaha mati-matian melindungi anak tersebut dari kejaran polisi sekaligus bos mafia Kyung Pil, yang mana menginginkan uang tersebut.
Di sini, penonton pun akan diperlihatkan situasi sulit yang dihadapi oleh Eun Ha dan bagaimana ia menjalankan tugasnya--apakah berhasil atau tidak.
Lepas dari itu, film yang disutradarai oleh Park Dae Min ini juga dibintangi oleh Song Sae Byeok, Jeong Hyun Jun, dan Kim Eui Sung.
Diketahui, Sae Byeok berperan sebagai Kyung Pil. Lalu, Hyun Jun memerankan Seo Won, sedangkan Eui Sung berperan sebagai CEO Baek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Yusuf Mansur akhirnya merespons salah satu video parodi yang menyindirnya soal kasus Paytren. Berikut video dan tanggapannya.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.