Netflix Ungkap Ulang Sidang Kontroversial Michael Jackson

Jumali
Jumali Selasa, 26 Mei 2026 22:57 WIB
Netflix Ungkap Ulang Sidang Kontroversial Michael Jackson

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Netflix resmi mengumumkan peluncuran serial dokumenter tiga bagian berjudul "Michael Jackson: The Verdict" yang akan menelusuri kembali babak paling kontroversial dalam sejarah kehidupan sang King of Pop. Proyek ini dirancang bukan sebagai ringkasan berita biasa, melainkan sebagai pembedahan forensik atas persidangan kasus pelecehan seksual anak yang menyeret Michael Jackson pada tahun 2005 silam.

Serial ini hadir untuk menjawab rasa penasaran publik yang selama dua dekade ini hanya mendapatkan informasi terfragmentasi karena pelarangan kamera televisi di dalam ruang sidang pada masa itu.

Sutradara Nick Green bersama produser eksekutif Fiona Stourton menegaskan bahwa dokumenter ini bertujuan menyajikan fakta utuh dari sudut pandang yang belum pernah terungkap sebelumnya.

“Sudah 20 tahun berlalu sejak persidangan Michael Jackson yang memutuskan ia tidak bersalah. Namun, hingga hari ini, kontroversi masih terus bergulir,”katanya dikutip dari Tudum pada Selasa (26/5/2026).

Melalui wawancara mendalam, tim produksi berhasil menghadirkan sosok-sosok krusial yang hadir langsung di ruang persidangan, mulai dari para juri, jaksa penuntut, hingga tim pengacara pembela. Upaya ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai salah satu drama peradilan paling fenomenal yang pernah membagi opini masyarakat dunia.

Bagi para penggemar maupun penikmat kisah dokumenter kriminal, serial ini dijadwalkan mulai tayang di platform Netflix pada 3 Juni 2026. Produksi ini dikerjakan oleh Candle True Stories di bawah arahan showrunner David Herman bersama James Goldston, mantan presiden ABC News. Dengan menghadirkan narasi dari dua sisi yang berlawanan, dokumenter ini berusaha memosisikan penonton layaknya saksi mata di dalam ruang pengadilan, sehingga setiap orang dapat memahami jalannya perdebatan hukum yang berujung pada vonis bebas sang bintang.

Karya ini dipastikan menjadi tontonan krusial bagi mereka yang ingin membedah fakta di balik bias liputan media dua puluh tahun lalu. Kehadiran dokumenter ini diharapkan mampu memberikan perspektif objektif terhadap salah satu peristiwa paling disorot dalam sejarah industri hiburan global. Jangan lewatkan penayangan perdananya di bulan Juni mendatang untuk mengikuti investigasi mendalam atas perjalanan panjang kasus yang sempat mengguncang karier serta kehidupan pribadi sang legenda musik dunia tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online