Pemutihan Denda PBB Klaten 2026, Bayar Pokok Saja hingga 31 Desember
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Ilustrasi Kemiri
Harianjogja.com, JAKARTA - Minyak kemiri merupakan cairan ekstrak dari kemiri yang biasanya selain berfungsi untuk kebutuhan memasak, juga untuk kesehatan kulit. Simak 9 manfaat minyak kemiri untuk perawatan kulit.
Minyat kemiri mengandung banyak kadar vitamin yang mampu menutrisi kulit dan asam lemak esensial, sehingga dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan meningkatkan produksi kolagen.
Lantaran andungan tersebut, minyak kemiri bisa digunakan sebagai kebutuhan perawatan kulit, rambut, bahkan sebagai minyak aromaterapi atau minyak pijat.
Berikut 9 manfaat minyak kemiri yang berkhasiat bagi perawatan kulit Anda seperti dilansir dari Healthline, Senin (1/11/2021).
Pada kebanyakan kasus, minyak kemiri aman digunakan untuk orang dengan kulit sensitif. Meskipun minyak kemiri memiliki kandungan zat bernama astringent, namun zat tersebut jelas berbeda dari zat beralkohol yang sering terlihat pada perawatan kulit biasanya.
Zat Astringent memiliki kadar alkohol yang tidak dapat dipakai rutin untuk kulit dan dapat mengeringkan atau mengiritasi kulit. Namun, zat astringent yang ada di minyak kemiri adalah zat alami bebas alkohol dan biasanya tidak menyebabkan iritasi.
Manfaat kedua minyak kemiri yaitu kandungan yang dimiliki yaitu kaya akan vitamin E dan asam lemak. Kedua nutrisi tersebut dapat membantu meningkatkan hidrasi di lapisan terluar kulit. Dan dengan menjaga kulit tetap terhidrasi, vitamin E juga membantu meningkatkan elastisitas kulit sehingga lebih tampak kencang dan kenyal.
Selain menghidrasi, kandungan asam lemak dan vitamin E juga menjadi pelembab yang efektif bagi kulit. Keduanya membantu menciptakan penghalang minyak alami yang membantu kulit menahan air dan menghindari kekeringan.
Minyak kemiri mengandung tanin, yaitu kandungan antioksidan yang kuat. Tanin dalam minyak kemiri menjadi zat yang dapat membantu mengurangi kadar kulit berminyak, membersihkan dan mengecilkan pori-pori, serta menghilangkan bakteri.
Kandungan vitamin E yang ada dalam minyak kemiri membantu menghasilkan lebih banyak kolagen dengan cara mengurangi enzim yang menghancurkan kolagen.
Kolagen merupakan suatu protein penting yang menyatukan tulang, organ, dan tendon yang memberikan struktur dan elastisitas kulit. Dikarenakan seiring bertambahnya usia memengaruhi jumlah produksi kolagen yang kian berkurang, vitamin E pada minyak kemiri dapat membantu hal tersebut.
Menerapkan pemakaian produk vitamin E ke kulit dapat membantu mengurangi munculnya bekas luka, meskipun penelitian tersebut belum dirilis secara ilmiah.
Namun, dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa anak-anak dengan bekas luka operasi yang mengoleskan vitamin E ke kulit mereka tiga kali sehari tidak mengembangkan keloid (jaringan parut ekstra) di atas luka mereka.
Penelitian lainnya menemukan bahwa vitamin E tidak menghasilkan hasil yang lebih baik daripada salep petroleum (zat cair berminyak). Sepertiga orang yang menggunakan vitamin E juga mengalami ruam gatal atau dermatitis kontak.
Vitamin E dalam minyak kemiri dapat membantu mengurangi munculnya garis-garis halus karena memiliki kandungan antioksidan, yang penting untuk membantu menghaluskan serta membantu lapisan luar kulit menahan air dan kelembapan.
Akan tetapi pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa produk yang menggabungkan vitamin E dan C lebih efektif melawan tanda-tanda penuaan daripada produk yang hanya mengandung vitamin E. Hal tersebut mengindikasikan bahwa minyK kemiri saja tidak cukup karena tidak mengandung vitamin C.
Terlepas dari itu, suatu penelitian mengungkapkan bahwa minyak kemiri dapat membantu photoaging karena kandungan asam lemak dalam minyak kemiri mampu mengurangi munculnya garis-garis halus atau kerutan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.
Sinar matahari menciptakan radikal bebas, yang nantinya merusak sel-sel dan menyebabkan tanda-tanda penuaan pada kulit. Eksistensi vitamin E yang ada dalam kandungan minyak kemiri membantu melindungi tubuh dengan cara menetralkan radikal bebas dan melindungi membran sel dari kerusakan akibat sinar matahari.
Hiperpigmentasi adalah suatu kondisi yang menyebabkan kulit menjadi gelap. Beberapa faktor penyebab hiperpigmentasi antara lain:
- Jerawat
- Kerusakan akibat sinar matahari
- Kehamilan
- Minum pil KB tertentu
- Luka pada kulit
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.