Karhutla Sumsel Kian Parah, Bakar 300 Hektare Lahan per Hari
Karhutla Sumsel membakar 200–300 hektare lahan per hari. Keterbatasan air dan kapasitas pemadaman menjadi kendala petugas di lapangan.
Daun Kelor bisa meningkatkan zat besi. /Tanihub
Harianjogja.com, JAKARTA - Kekebalan tubuh yang memburuk, meningkatnya rasa kelelahan, rambut rontok, serta dampak lainnya memungkinkan disebabkan karena kurangnya asupan zat besi pada tubuh.
Kekurangan zat besi seringkali terjadi pada kalangan wanita daripada pria, yang nantinya dapat menyebabkan sel darah merah tidak dapat memproduksi hemoglobin dengan baik dan tidak membawa oksigen yang cukup ke dalam sel-sel dalam tubuh.
Mengutip pada Hindustan Times, Rabu (29/9/2021) yang disampaikan oleh seorang pakar Ayurveda di India, Dr Dixa Bhavsar menyarankan 5 makanan untuk meningkatkan kadar zat besi Anda secara alami.
Biji wijen mengandung banyak zat besi, tembaga, seng, selenium, vitamin B6 dan E, serta folat. Cara mengonsumsinya dapat dengan mencampurkan sekitar satu sendok makan biji wijen hitam yang telah dipanggang kering, dengan satu sendok teh madu dan ghee, kemudian gulung menjadi bola.
Bhavsar mengungkapkan dengan mengonsumsi minuman ladoo bergizi ini secara teratur mampu meningkatkan kadar zat besi.
Mengonsumsi kombinasi dua buah kering ini setiap hari sangatlah baik karena kandungannya yang kaya akan zat besi, magnesium, tembaga, vitamin A dan C. Cara untuk menikmati kurma dan kismis dapat dengan makan 2-3 kurma dan satu sendok makan kismis sebagai camilan atau dicampurkan dengan sarapan untuk memperoleh energi dan peningkatan kadar zat besi.
Kedua sayuran ini memiliki kadar zat besi yang sangat tinggi. Keduanya dapat dinikmati langsung dengan menjadikannya sebuah jus, yaitu dengan cara menambahkan sekitar satu cangkir bit rebus dan wortel, aduk rata dan kemudian saring jusnya.
Setelah selesai disaring, campur sekitar satu sendok teh jus lemon dan minuman ini baik jika rutin dikonsumsi setiap hari, terlebih karena jus lemon yang menambah kandungan vitamin C dan meningkatkan penyerapan zat besi.
Rumput gandum merupakan sumber yang memiliki banyak kandungan beta-karoten, vitamin K, asam folat, kalsium, zat besi, protein, serat, vitamin C, banyak vitamin B, dan mengandung berbagai faktor untuk pembentuk darah.
Rumput gandum ini dapat dikonsumsi sekitar satu sendok teh (3-5 gm) rumput gandum setiap harinya di pagi hari untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan melindungi sistem kekebalan tubuh.
Makanan ini merupakan sumber zat besi, vitamin A dan C, serta magnesium. Daun kelor dapat dinikmati dengan cara mengonsumsi sebanyak satu sendok teh bubuk daun kelor setiap pagi saat perut kosong, yang mampu meningkatkan kadar zat besi.
Namun penganjuran konsumsi yang terbaik adalah berkonsultasi dengan ahli kesehatan atau dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi herbal apapun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Karhutla Sumsel membakar 200–300 hektare lahan per hari. Keterbatasan air dan kapasitas pemadaman menjadi kendala petugas di lapangan.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp6,9 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di empat lokasi yang ditargetkan rampung akhir 2026.
Sultan HB X mengingatkan Karang Taruna agar mengutamakan dampak nyata bagi warga melalui inovasi sosial, pemberdayaan, dan kolaborasi.
Simak simulasi UMK Jawa Tengah 2027 jika naik 9,5%. UMK Kota Semarang diproyeksikan mencapai Rp4,05 juta, disusul Demak dan Kendal.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Sabtu, 24 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.
Veda Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position Grand Prix setelah tercepat di kualifikasi Moto3 Australia 2026.