RUU Perubahan Iklim Ditargetkan Rampung 2027, Investasi Dibidik
RUU Perubahan Iklim ditargetkan rampung pada 2027 untuk memberi kepastian hukum bagi investor dan mendukung kebutuhan investasi iklim Indonesia.
Daun Kelor bisa meningkatkan zat besi. /Tanihub
Harianjogja.com, JAKARTA - Kekebalan tubuh yang memburuk, meningkatnya rasa kelelahan, rambut rontok, serta dampak lainnya memungkinkan disebabkan karena kurangnya asupan zat besi pada tubuh.
Kekurangan zat besi seringkali terjadi pada kalangan wanita daripada pria, yang nantinya dapat menyebabkan sel darah merah tidak dapat memproduksi hemoglobin dengan baik dan tidak membawa oksigen yang cukup ke dalam sel-sel dalam tubuh.
Mengutip pada Hindustan Times, Rabu (29/9/2021) yang disampaikan oleh seorang pakar Ayurveda di India, Dr Dixa Bhavsar menyarankan 5 makanan untuk meningkatkan kadar zat besi Anda secara alami.
Biji wijen mengandung banyak zat besi, tembaga, seng, selenium, vitamin B6 dan E, serta folat. Cara mengonsumsinya dapat dengan mencampurkan sekitar satu sendok makan biji wijen hitam yang telah dipanggang kering, dengan satu sendok teh madu dan ghee, kemudian gulung menjadi bola.
Bhavsar mengungkapkan dengan mengonsumsi minuman ladoo bergizi ini secara teratur mampu meningkatkan kadar zat besi.
Mengonsumsi kombinasi dua buah kering ini setiap hari sangatlah baik karena kandungannya yang kaya akan zat besi, magnesium, tembaga, vitamin A dan C. Cara untuk menikmati kurma dan kismis dapat dengan makan 2-3 kurma dan satu sendok makan kismis sebagai camilan atau dicampurkan dengan sarapan untuk memperoleh energi dan peningkatan kadar zat besi.
Kedua sayuran ini memiliki kadar zat besi yang sangat tinggi. Keduanya dapat dinikmati langsung dengan menjadikannya sebuah jus, yaitu dengan cara menambahkan sekitar satu cangkir bit rebus dan wortel, aduk rata dan kemudian saring jusnya.
Setelah selesai disaring, campur sekitar satu sendok teh jus lemon dan minuman ini baik jika rutin dikonsumsi setiap hari, terlebih karena jus lemon yang menambah kandungan vitamin C dan meningkatkan penyerapan zat besi.
Rumput gandum merupakan sumber yang memiliki banyak kandungan beta-karoten, vitamin K, asam folat, kalsium, zat besi, protein, serat, vitamin C, banyak vitamin B, dan mengandung berbagai faktor untuk pembentuk darah.
Rumput gandum ini dapat dikonsumsi sekitar satu sendok teh (3-5 gm) rumput gandum setiap harinya di pagi hari untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan melindungi sistem kekebalan tubuh.
Makanan ini merupakan sumber zat besi, vitamin A dan C, serta magnesium. Daun kelor dapat dinikmati dengan cara mengonsumsi sebanyak satu sendok teh bubuk daun kelor setiap pagi saat perut kosong, yang mampu meningkatkan kadar zat besi.
Namun penganjuran konsumsi yang terbaik adalah berkonsultasi dengan ahli kesehatan atau dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi herbal apapun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
RUU Perubahan Iklim ditargetkan rampung pada 2027 untuk memberi kepastian hukum bagi investor dan mendukung kebutuhan investasi iklim Indonesia.
Koops Habema TNI menemukan senjata Caracal dan 17 butir amunisi di gua Maybrat. Satu senjata K3 Daewoo masih dalam pencarian.
KPK menemukan Rp934 juta dalam tong biru di rumah adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Total uang yang disita mencapai Rp1,2 miliar.
IHSG anjlok pada Jumat (16/10), Ade Jona Prasetyo dari HIPMI mengajak masyarakat tidak panik dan tetap optimistis terhadap ekonomi Indonesia.
Sebanyak 2.400 peserta akan mengikuti K-24 Healthy Run 2026 di GIK UGM, Jogja, pada Minggu (25/10/2026), dengan kategori lari 5K dan 2,4K.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Sabtu 17 Oktober 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback lengkap.