BNPB Hormati Proses Hukum KPK Usai OTT, 14 Orang Ditangkap
BNPB menghormati proses hukum KPK setelah operasi tangkap tangan di lingkungannya. Sebanyak 14 orang, termasuk Sestama BNPB, diamankan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Selama ini, banyak orang berpendapat bahwa kebiasaan makan berlebihan identik dengan risiko penambahan berat badan. Namun studi baru yang terbit di The American Journal of Clinical Nutrition mengatakan tidak demikian.
Studi terbaru menyebut bahwa makan berlebihan bukan penyebab seseorang mengalami obesitas. Dikatakan bahwa penyebab obesitas terjadi karena pola diet konsumsi sumber glikemik tinggi. Salah satunya sumber karbohidrat olahan.
Dikutip dari Healthshots, jenis sumber makanan ini menyebabkan respons hormonal yang dapat mengubah metabolisme tubuh. Sehingga sumber ini dapat mendorong penyimpanan lemak, penambahan berat badan, dan menyebabkan obesitas.
Baca juga: 8 Hal Ini Perlu Kamu Tahu Jika Punya Pasangan Berperasaan Sensitif
Data statistik dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menunjukkan, obesitas telah memengaruhi lebih dari 40 persen orang dewasa di Amerika.
Di mana pengaruh ini menempatkan mereka pada risiko penyakit yang lebih tinggi mulai dari jantung, stroke, diabetes tipe 2, hingga jenis kanker tertentu.
Selain itu, lewat pedoman Diet USDA USA periode 2020-2025, menyarankan bahwa orang dewasa perlu mengurangi jumlah kalori mereka dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Tak hanya itu, perlu imbangi dengan peningkatan aktivitas fisik, seperti olahraga misalnya.
Baca juga: Ini Tips Mencegah Mata Lelah Saat Bekerja
Di lain sisi, penambahan berat badan juga terjadi karena faktor gaya hidup yang kurang sehat. Dengan makan berlebihan serta aktivitas yang kurang mencukupi, maka epidemi obesitas mungkin terjadi.
Ketika mengonsumsi makanan karbohidrat olahan, tubuh dapat meningkatkan sekresi insulin dan menekan sekresi glukagon. Ini pada akhirnya, memberi sinyal pada sel lemak yang menyimpan banyak kalori.
Tak hanya itu, tubuh yang kurang mendapat energi yang cukup menyebabkan seseorang merasakan lapar secara terus-menerus. Dengan perasaan lapar itulah, yang membuat seseorang terus mengonsumsi makanan berlemak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BNPB menghormati proses hukum KPK setelah operasi tangkap tangan di lingkungannya. Sebanyak 14 orang, termasuk Sestama BNPB, diamankan.
KAI diminta menyusun masterplan transformasi KRL Jabodetabek untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diproyeksikan mendekati 600 juta pada 2036.
Perumda Air Minum Tirta Binangun memperluas akses air bersih di Kulon Progo. Hingga September 2026, jumlah pelanggan tercatat mencapai 48.586 sambungan rumah un
BPBD Sleman menyalurkan 831.300 liter air bersih sejak April hingga Oktober 2026. Warga diminta menghemat air dan bersiap menghadapi musim hujan.
Sekitar 600 truk di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang perlu peremajaan. Usia armada mencapai 40 tahun, sedangkan harga truk baru bisa Rp1,12 miliar.
Menhut Raja Juli Antoni mengoptimalkan modifikasi cuaca dan water bombing untuk menangani karhutla di Kalimantan Tengah yang terkendala jarak pandang.