Prabowo Sebut Banyak Menteri Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Ilustrasi/Gurl.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Mengakhiri hubungan dengan sahabat atau pasangan seringkali cenderung lebih menyakitkan.
Biasanya hal ini akan datang dengan adanya kepicikan, emosi yang menggebu-gebu dan berbagai drama lainnya.
Hal ini mungkin dapat mengganggu Anda, dan bahkan Anda bisa saja mengakhirinya dengan drama. Namun tidak berarti bahwa Anda tidak bisa mengakhiri hubungan Anda dengan kekasih atau teman Anda dengan cara yang lebih baik dan anggun.
Dilansir dari Bolde, berikut beberapa cara untuk mengakhiri hubungan tanpa adanya drama yang dapat Anda lakukan
1. Jangan bertemu mereka dalam beberapa waktu
Mengakhiri hubungan adalah masalah yang cukup besar. Kebanyak orang sangat terluka jika mendengar bahwa Anda tidak ingin menjadi pasangan atau temannya lagi. Ambilah waktu dan lihatlah apakah dengan berpisah dalam beberapa waktu dapat membantu Anda melihat dalam berbagai perpektif. Jika Anda hidup jauh lebih baik tanpa mereka dan kehilangannya tidak mengganggu Anda, maka dapat menjadi hal yang baik untuk mengakhiri persahabatan.
2. Atur waktu untuk bertemu secara langsung
Dalam kebanyakan kasus, lebih baik mengakhiri hubungan secara langsung dibandingkan mengakhiri melalui media sosial. Pastikan Anda mencari mengatur waktu yang tepat dan mencari tempat yang netral. Hal ini akan lebih baik dibandingkan mengakhiri hubungan melalui teks sederhana.
3. Jelaskan perasaan Anda dengan baik
Setelah Anda bertemu, jelaskan perasaan Anda dengan perasaan yang baik. Janganlah menjelaskan suatu masalah seperti menyerang dirinya. Beritahu perilaku apa yang dapat menggangu Anda dengan cara yang baik.
4. Biarkan mereka tahu apa yang Anda ingin lakukan
Selanjutnya, beri tahu mereka apa yang ingin Anda lakukan. Anda dapat memberi mereka kesempatan untuk memperbaiki perilaku mereka atau memilih untuk mengakhiri hubungan sama sekali. Sulit untuk mengakui hal ini kepada teman Anda, tapi lebih baik jika kedua pihak saling jelas dan mengetahui kondisi masing-masing.
5. Jangan bermusuhan
Drama biasanya terjadi ketika orang menjadi bermusuhan. Tidak peduli seberapa marah atau terlukanya Anda, cobalah untuk tetap tenang. Hal ini dapat membantu untuk mengingat bagian baik dari hubungan Anda. Namun jika keadaan semakin memanas, lebih baik Anda pergi dengan tenang.
6. Jangan libatkan orang lain
Drama juga lebih mungkin terjadi ketika banyak orang terlibat. Jika bisa, usahakan untuk menjaga putusnya hubungan di antara kalian berdua. Tidak apa-apa jika Anda curhat dengan orang-orang yang peduli dengan Anda, namn jangan terlalu mendetail.
7. Pasang batasan
Penting untuk menetapkan dan mempertahankan batasan di akhir hubungan. Jika Anda tidak menetapkan batasan, maka akan semakin sulit untuk melanjutkan dan drama lain dapat bermunculan.
8. Perlahan menghilang
Pilihan lain yang bisa Anda ambil untuk mengakhiri hubungan Anda adalah perlahan menghilang. Disini Anda bisa benar-benar tumbuh terpidah dan menjauh satu sama lain. Ketika ini terjadi, maka Anda tidak perlu berusaha keras untuk mengakhiri persahabatan, karena hubungan tersebut akan hilang dengan sendirinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.