Presiden FIFA Cek SUGBK Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Di tengah kasus Covid-19 yang sedang melonjak, jalan keluar untuk menyembuhkan penyakit ini banyak diburu. Dalam kondisi ini, banyak beredar tips maupun cara agar dapat sembuh dari Covid-19.
Salah satu informasi yang banyak beredar adalah dengan cara menghirup uap panas. Informasi ini beredar melalui pesan berantai. Pesan tersebut berisi informasi tentang cara pencegahan Covid-19 menggunakan uap panas. Lantas benarkah menghirup uap panas dapat membunuh virus corona?
Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda\'i memastikan bahwa kabar pencegahan Covid-19 menggunakan uap panas adalah hoaks.
Baca juga: Penelitian Terbaru: Penyintas Covid-19 Punya Antibodi hingga 9 Bulan
Sebab faktanya, hingga saat ini belum ada hasil penelitian yang membuktikan bahwa uap panas dapat membunuh virus corona.
"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika tidak merekomendasikan terapi uap. Sebab uap air tidak akan dapat menjangkau sel-sel di mana virus corona berada," kata dr. Fajri, dalam unggahan Instagramnya @dr.fajriddai belum lama ini.
Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa melakukan terapi penguapan air panas juga berbahaya. Karena dapat menimbulkan kecelakaan yang mengakibatkan kulit melepuh serta luka bakar serius pada wajah dan saluran pernapasan.
Baca juga: Air Dingin Atau Air Panas, Mana yang Lebih Tepat untuk Kompres Saat Cedera?
"Hal ini rentan terjadi terutama pada anak-anak jika dilakukan pada durasi > 15 menit, dan suhu air terlalu panas. Sejauh ini juga belum ada bukti ilmiah yang kuat terkait apakah benar kandungan di dalam eucalyptus yang dicampurkan ke dalam air panas, benar benar dapat membunuh virus penyebab Covid-19," lanjutnya
Menurut dr. Fajri, masih diperlukan penelitian uji klinis untuk membuktikan hal ini. Kesimpulannya adalah menghirup uap air panas an eucalyptus belum terbukti membunuh virus Covid-19. Sementara itu, tidak disarankan menghirup uap air panas karena dapat menimbulkan luka bakar.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul : Uap Air Panas Dikira Bunuh Virus Corona, Ini Kata Dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Pernikahan di Bantul menurun sejak 2023 hingga 2026. Pendidikan, karier, ekonomi dan pandangan soal rumah tangga menjadi pertimbangan.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Senin 5Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Joshua Zirkzee mencetak gol penentu kemenangan Belanda 2-1 atas Serbia pada UEFA Nations League di Phillip Stadion, Eindhoven.
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Manunggal Fair Kulonprogo 2026 digelar tanpa APBD dan melibatkan 125 UMKM lokal. Pengunjung hingga hari ketujuh melampaui 100 ribu orang.