Ada Fasilitas Apartemen di Lapas Cibinong, Begini Respons DPR RI
DPR meminta Komisi XIII mendalami temuan Ombudsman soal fasilitas berstandar apartemen di Lapas Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin Covid-19 AstraZeneca menjadi pro kontra lantaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan fatwa haram karena mengandung tripsin babi. Tetapi hal itu dibantah oleh pihak AstraZeneca Indonesia.
Perusahaan asal Inggris itu menegaskan bahwa vaksin Covid-19 buatannya tidak mengandung produk turunan hewani apa pun, termasuk babi.
"Kami menghargai pernyataan yang disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia. Penting untuk dicatat bahwa Vaksin COVID-19 AstraZeneca, merupakan vaksin vektor virus yang tidak mengandung produk berasal dari hewan, seperti yang telah dikonfirmasikan oleh Badan Otoritas Produk Obat dan Kesehatan Inggris," kata AstraZeneca melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (20/3/2021).
Baca juga: Uji Klinis Belum Selesai, Vaksin Buatan China yang Kelima Peroleh Izin Darurat
Pembuatan vaksin bukan hal baru dalam ilmu kedokteran. Kebanyakan vaksin merupakan produk biologi yang kompleks. Sehingga sejumlah besar produk turunan hewani sering digunakan dalam pembuatannya.
Bukan hanya vaksin, banyak produk dan perangkat farmasi yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit, juga menggunakan produk hewani untuk menjalankan fungsi penting. Produk turunan hewani itu dianggap penting untuk memastikan keamanan, potensi, dan stabilitas produk. Oleh sebab itu penggunaannya sangat diatur.
Dikutip salam situs resmi Badan Kesehatan Masyarakat Inggris, GOV.UK dijelaskan bahwa kebanyakan produk hewani yang digunakan dalam pembuatan vaksin berupa enzim atau tripsin.
Baca juga: Balik ke Tanah Air Hari Ini, Seluruh Tim Bulutangkis Indonesia Negatif Covid-19
Biasanya dipakai tripsin yang berasal dari babi. Tripsin yang digunakan merupakan hasil ekstrak yang diambil dari bagian pankreas babi.
Kemudian tripsin itu ditambahkan ke kultur sel terakhir untuk mengaktifkan virus vaksin. Tripsin dipercaya sebagai protein yang mampu mempercepat reaksi biokimia tertentu.
Enzim itu digunakan sebagai bahan mentah pada langkah awal pembuatan vaksin. Sehingga dalam langkah pencucian, pemurnian, dan pengenceran vaksin selanjutnya akan dihilangkan dari vaksin akhir.
Dalam pembuatan vaksin sebelumnya, tripsin babi telah digunakan dalam pembuatan vaksin influenza. Juga untun vaksin rotavirus, cacar air dan polio. Dalam penggunaannya vaksin yang mengandung tripsin babi itu telah dianggap aman dapat diterima oleh sejumlah cendekiawan Muslim.
Terlebih, selain digunakan untuk membuat vaksin, tripsin hewan juga sering dipakai ketika pembuatan produk medis lainnya, seperti insulin dan heparin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
DPR meminta Komisi XIII mendalami temuan Ombudsman soal fasilitas berstandar apartemen di Lapas Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.