Advertisement
Bingung Memilih Sampo Bayi? Ini yang Harus Diperhatikan
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Banyak ibu harus lama memilih dan menentukan sampo untuk bayinya. Ada berbagai hal yang menjadi pertimbangan seperti mempertimbangkan merek, dan kemudian mempertimbangkan wanginya.
Tapi tahukah Anda, dokter kulit ternyata menyarankan Anda untuk memerhatikan kandungan yang ada pada sampo bayi saat memilihnya.
Advertisement
Hal ini dijelaskan dokter kulit dr. Cindy Paulina Tan yang mengatakan bahwa setiap kandungan yang ada memiliki manfaat berbeda bagi rambut dan kulit kepala bayi.
Baca juga: Ini Bahayanya Memaksakan Buang Air Kecil
"Pilih sampo bayi bukan karena busa (banyak), tapi kandungannya. Kandungan yang ada diperlukan nggak buat bayi," kata Cindy dalam siaran langsung Instagram, Selasa (15/9/2020).
Ia mencontohkan, kandungan madu bermanfaat untuk melembabkan dan menutrisi rambut juga kulit kepala. Menurut Cindy, cocok untuk rambut bayi yang kasar dan batangnya besar-besar.
Selain itu, kandungan kemiri bermanfaat menutrisi dan memperkuat folikel rambut dan akarnya jadi lebih kuat.
Baca juga: Sophia Latjuba Disebut Awet Muda berkat Rajin Yoga, Benarkah?
"Jadi membantu rambut lebih lebat dan nggak mudah rontok. Dia menyuburkan rambut juga," ucap Cindy.
Kandungan yang paling sering ada di sampo juga lidah buaya. Cindy mengatakan tak masalah memberikan sampo dengan bahan lidah buaya untuk bayi, terutama yang kulit kepalanya mudah terkena iritasi.
"Pakaikan lidah buaya karena bisa menghambat iritasi, menyuburkan folikel dan batang rambut. Juga ada sifat antioksidan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Terjadi Ratusan Kali
- Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai
Advertisement
Advertisement








