Korupsi MBG: Motor Listrik Direncanakan 21.000 Unit, Terealisasi 2.117 Unit
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.
Ilustrasi. /Reuters-Carlo Allegri
Harianjogja.com, JOGJA - Pola tidur pria mempengaruhi kesuburan mereka. Berdasarkan sebuah studi terbaru, tidur lebih cepat memengaruhi kesuburan pria. Studi ini menunjukkan, mereka yang tidur sebelum jam 10.30 malam atau 22.30, maka kualitas sperma empat kali lebih baik.
Oleh karena itu, para pakar kesuburan menyarankan pada pasangan yang ingin cepat memiliki momongan untuk menghindari hal-hal yang dapat membuat mereka terjaga semalaman, seperti menonton TV atau hal lainnya.
Menurut studi yang dilakukan oleh peneliti dari Aarhus University, Denmark, ini juga mengatakan kekurangan tidur justru lebih berbahaya. Peneliti mengungkapkan pria yang tidur kurang dari tujuh jam memiliki 6 kali lebih besar kemungkinan mendapatkan sperma yang buruk.
Tidur memainkan peran penting dalam mengontrol hormon dan tingkat stres yang dapat memengaruhi kesuburan.
Stres yang diakibatkan oleh kurang tidur dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan dan menyerang sperma.
"Mereka harus memikirkan apa yang membuat mereka tetap terjaga dan mencoba mengubah kebiasaan mereka, apakah itu menonton Netflix atau mengirim email," kata Dr Raj Mathur, seorang konsultan ginekolog di Manchester University NHS Foundation Trust.
"Tidur lebih awal dengan pasangan mereka juga dapat meningkatkan kesempatan mereka untuk berhubungan seks, meningkatkan peluang keberhasilan mereka (untuk hamil) lebih besar," sambungnya, melansir Independent UK.
Untuk mewujudkan kualitas sperma yang lebih baik ini, sebaiknya pria tidur selama 7 hingga 8 jam, mengutip Mens Health.
Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Fertility & Sterility, itu adalah kisaran waktu terbaik untuk menjaga kesehatan sperma.
Peneliti studi ini, Lauren Wise, Sc.D, profesor epidemiologi di Universitas Boston, menduga waktu tidur yang terlalu sedikit dapat mengurangi pelepasan testosteron, hormon penting untuk memproduksi sperma.
Ia juga menyarankan untuk menerapkan kebiasaan ini 3 bulan sebelum ingin mencoba program hamil. Sebab sel sperma matang dalam sekitar 72 hari, jadi mungkin butuh lebih dari 2 bulan untuk mengalami peningkatan kesuburan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.