Advertisement
Tahun Babi Tanah Tiba, Ini Rekomendasi Warna Dekorasi yang Dianggap Menguntungkan
Ilustrasi rumah - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Tahun baru Imlek tahun ini bersimbol babi tanah. Banyak orang yang membeli pernak-pernik seperti hiasan maupun pajangan dengan bentuk dan motif-motif tertentu. Mereka meyakini bahwa dengan adanya pernah-pernik yang cocok dengan babi tanah akan membawa keberuntungan berdasarkan ilmu Feng Shui.
Meski demikian, yang harus Anda perhatikan adalah pernak pernik serta warna benda yang ingin Anda beli. Pasalnya, beda tahun maka beda pula warna dan elemen peruntungan yang harus dimiliki oleh seseorang. Oleh sebab itu tidak semua benda yang terlihat menarik cocok untuk digunakan sebagai hiasan.
Advertisement
Menurut Pakar Feng Shui, Jenie Feng Shui, warna yang paling tepat dan membawa keberuntungan pada tahun babi tanah adalah hijau. Warna hijau ini lebih mengarah ke alam dan menampilkan unsur kayu yang ada di dalamnya.
“Kalau soal warna keberuntungan bisa ditambah elemen-elemen warna hijau, terus unsur kayu, atau lukisan bunga atau bisa lukisan keindahan alam. Pokoknya unsur kayu sangat dibutuhkan pada tahun babi tanah,” tutur Jenie, belum lama ini.
Jenie sendiri menyarankan bagi para pencinta karya seni, untuk lebih menghadirkan unsur kayu di dalam rumahnya. Tentunya elemen kayu ini dapat membawa dampak positif bagi keluarga dan bisa memperbaiki masalah yang terjadi di tahun anjing tanah sebelumnya.
“Untuk tahun ini sendiri saya sarankan untuk menghadirkan unsur kayu, supaya keluarganya bisa kreatif dan berkembang. Yang paling sering keluarga saat ini kering, karena peninggalan dari anjing tanah 2018 membawa unsur kering,” katanya.
Dari sudut pandang lain, Jenie sendiri mengisahkan bahwa anjing membawa unsur kering, berbeda halnya dengan babi tanah yang membawa unsur air. Tentunya akan ada ketidakcocokan di antara kedua unsur ini. Unsur kayulah yang dipercaya bisa meminimalisasi terjadinya hal negatif.
“Awalnya tanahnya kering, tidak ada airnya. Namun tahun ini tiba-tiba ada air dan airnya besar sehingga menimbulkan banjir. Nah, untuk meminimalisir hal itu diperlukan unsur kayu, kayu itu adalan elemen tanaman. Terus desain-desain bisa juga menggunakan lukisan, tapi jangan lukisan pasar. Jika lukisan pasar sudah bekas tahun anjing yang merupakan tahun masalah keluarga,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








