PMII Desak Polda Jateng Bertanggung Jawab Atas Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo
PMII Jateng meminta Polri mengevaluasi penggeledahan ponpes putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan terhadap para santri
Vanessa Angel. /Suara.com-Sumarni
Harianjogja.com, JAKARTA- Artis FTV Vanessa Angel melalui kuasa hukumnya membantah sejumlah klaim polisi soal kasus prostitusi online.
Kuasa Hukum Vanessa Angel, Muhammad Zakir Rasyidin, membantah pernyataan dari Kepolisian Jawa Timu terkait barang bukti dugaan tindak prostitusi online yang dilakukan oleh kliennya. Zakir mengatakan bahwa barang bukti kondom yang disebutkan oleh Kepolisian tidak benar adanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan barang bukti berupa alat kontrasepsi, pakaian dalam, iPhone X, dan simcard saat proses penggerebekan terjadi.
"Kalau kondom tidak ada. Kalau dalam sitaan kita terima ini," kata Zakir sambil menujukkan sebuah kertas dalam jumpa pers semalam, Senin (8/1/2019).
Kertas surat keterangan penerimaan barang bukti yang ditunjukkan oleh Zakir di hadapan awak media memang tidak menyatakan adanya alat kontrasepsi seperti yang dituduhkan sebelumnya. Celana dalam yang menjadi barang bukti pun dipertanyakan kebenarannya apakah benar diambil dari kasur atau dari dalam tas Vanessa.
Sementara itu soal apakah benar Vanessa Angel digrebek saat sedang melakukan hubungan intim, Zakir tidak bisa berkomentar banyak. Ia hanya menegaskan bahwa kliennya berbusana lengkap saat ditangkap.
"Kalau sama pria atau tidak, kita tidak bisa jelaskan. Itu biar penyidik. Kalau berbusana atau tidak, ia berbusana," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
PMII Jateng meminta Polri mengevaluasi penggeledahan ponpes putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan terhadap para santri
Perlinsos Digital telah mencatat 18,2 juta keluarga. Pemerintah menargetkan 96 juta keluarga terdaftar pada akhir 2026.
Siswi SMKN 1 Karanganyar meninggal setelah mengalami gangguan kesehatan saat napak tilas Joko Songo. Pemkab menghentikan seluruh rangkaian kegiatan.
DPRD Kota Jogja mendorong pendidikan, kesehatan, dan penanganan sampah menjadi prioritas APBD 2027 tanpa mengabaikan daya beli masyarakat.
Kejati DIY menahan mantan pegawai bank di Sleman yang diduga korupsi Rp6,74 miliar. Dana tersebut diduga digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan judi online.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meyakini Kapolri Suyudi Ario Seto akan mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal Listyo Sigit Cs.