Bantuan Pertama untuk Penderita Gangguan Jiwa adalah Pelukan

Newswire
Newswire Kamis, 07 Juni 2018 16:35 WIB
Bantuan Pertama untuk Penderita Gangguan Jiwa adalah Pelukan

Ilustrasi Pelukan/ist-Youtube

Harianjogja.com, JAKARTA—Penderita gangguan kejiwaan seperti bipolar bisa kita bantu. Caranya mudah yaitu memberikan dukungan berupa pelukan.

"Jangan peluk orang yang salah, bisa jadi masalah. Pelukan bisa dari keluarga, tinggalkan gadget, buka komunikasi untuk mempererat hubungan antara anggota keluarga," ujar Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dokter Nova R. Yusuf belum lama ini.

Nova mengatakan pelukan atau bentuk dukungan lainnya sangat berarti bagi penderita gangguan bipolar terutama saat mengalami episode manik atau depresi.

"Kesendirian yang dirasakan cenderung menimbulkan efek negatif bahkan dapat menimbulkan perasaan ingin bunuh diri," kata dia.

Dalam kesempatan itu, spesialis kedokteran jiwa dari PDSKJI, dokter Hervita Diatri, SpKJ(K) menuturkan bentuk dukungan lain adalah pendampingan.

"Pendampingan, bukan pengawasan karena sebagian dari mereka sudah dewasa. Lalu, membantu memupuk rasa percaya dan bersyukur, memelihara kontak sosial," tutur dia.

Selain itu, dukungan dari diri penderita sendiri juga menjadi hal yang tak bisa terabaikan. "Pola hidup sehat. Istirahat cukup, pola makan dan minum sehat, berolahraga, membuat perencanaan jangka lendek sengan target realistis. Memelihara rasa syukur dan percaya serta membina kontak sosial," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online