Bawa Anak ke Rumah Sakit Rujukan? Ini yang Perlu Diketahui Orang Tua
Bawa anak ke rumah sakit rujukan? Simak proses rujukan bayi dan anak serta peran TeleNICU dan TelePediatrics.
Via Vallen. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA -- Via Vallen curhat panjang lebar terkait karya lagunya yang banyak dinyinyir orang. Selain membahas dirinya pernah dituding si Ratu Cover, si pelantun Sayang itu juga bercerita soal kritik pedas netizen mengenai lagu barunya. Ini disampaikan Via Vallen melalui akun Instagramnya @viavallen.
"Nyanyiin lagu orang dihujat dibilang Ratu Cover (padahal cover itu sah-sah aja, dan yang suka di Indonesia nggak cuma aku, banyak). Nyanyiin lagu baru yang diciptain orang lain dibilang bukan lagunya sendiri (padahal penyanyi ya tugasnya nyanyi bukan bikinlagu, meskipun ada beberapa yang bisa bikin lagu sendiri juga, termasuk saya dengan lagu Jerit Atiku tahun lalu)," curhat Via Vallen.
"Sekarang release lagu sendiri, diproduserin sendiri pun dihujat pula yang katanya plagiat ini lah, enakan ini lah itu lah (jadi bingung ini sing salah aku apa pikiran mereka yang hatinya udah kotor karena penuh dengan kebencian ya?)," lanjut Via Vallen.
Dalam tulisan selanjutnya, Via Vallen blak-blakan sebal dengan komentar warganet yang menurutnya sudah sangat kelewatan.
"Aku nggak maksa kalian buat suka sama karyaku kok. Karyaku yang kata kalian nggak enak ini dengan cukup tidak usah didenger aja, kalaupun nggak sengaja denger terus gatel pengen ngomentarin mbok ya kritik yang membangun aja biar kau bisa berkarya lebih baik lagi. Jangan malah alasan kritik tapi isinya kayak orang dendam kesumat gitu. Alasannya ini negara demokrasi makanya bebas berpendapat. Iya bebas tapi mbok ya bahasanya sing enak. Wong aslinya haters ae kok pake berkedok netizen biar aman tah," sambungnya.
"Abis ini tulisan ini bakalan dikomentarin dibilang aku baperan lah, lebay lah, sensasi doanglah. Hahah, wes sak karepmu)," tutup Via Vallen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Bawa anak ke rumah sakit rujukan? Simak proses rujukan bayi dan anak serta peran TeleNICU dan TelePediatrics.
Ada lima periode long weekend pada 2027. Maret dan Mei menjadi bulan dengan rangkaian hari libur dan cuti bersama.
Serangan teror di kantor polisi Kota Kohat, Pakistan, menewaskan 21 orang termasuk 15 polisi dan melukai lebih dari 80 orang.
Kemensos memperluas akses pendidikan gratis bagi lebih dari 44.000 anak keluarga miskin melalui 182 sekolah dan DTSEN.
OJK menetapkan modal disetor minimal BMKS Rp1 triliun. POJK 16/2026 juga mengatur syarat izin, direksi, dan dewan komisaris.
Prabowo menegaskan ekonomi Indonesia harus berasas kekeluargaan dan pengelolaan kekayaan alam ditujukan untuk kemakmuran rakyat.