Penelitian UI Ungkap Lumut Epifit Efektif Jadi Bioindikator Lingkungan
Penelitian doktoral UI mengungkap lumut epifit berpotensi menjadi bioindikator kualitas lingkungan di kawasan urban yang terdampak polusi udara.
Petani menyemprotkan pupuk cair ke tanaman padi di Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, NTB, Kamis (23/3)./Antara-Ahmad Subaidi
Harianjogja.com, JAKARTA - Hati-hati bagi ibu hamil yang terpapar pestisida. Sebuah studi dalam jurnal BMJ menemukan adanya hubungan paparan pestisida dan risiko gangguan spektrum autisme yang lebih tinggi pada bayi yang baru lahir.
Untuk sampai pada temuan itu, seperti dikutip dari Time, Senin (25/3/2019), para peneliti yang dipimpin Ondine von Ehrenstein, associate professor di Fielding School of Public Health di University of California, Los Angeles, menganalisis data tentang autisme di California dan data penyemprotan pestisida di negara bagian Amerika Serikat.
Secara keseluruhan, penelitian ini melibatkan hampir 38.000 orang, dengan 2.961 kasus autisme.
Peneliti menemukan wanita hamil yang tinggal dalam radius 2.000 meter dari daerah penyemprotan pestisida, 10-16 persen lebih tinggi memiliki anak yang didiagnosis autisme.
Ada 11 pestisida yang mereka tinjau termasuk chlorpyrifos, diazinon dan permethrin (sering digunakan untuk mengendalikan kutu).
Mereka menemukan diagnosis gangguan spektrum autisme dan cacat intelektual 30 persen lebih tinggi di antara anak-anak yang terpapar pestisida saat mereka berada di dalam rahim.
Paparan pada tahun pertama kehidupan meningkatkan risiko autisme hingga 50 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak terpapar pestisida tertentu.
Tak hanya untuk manusia, penelitian sebelumnya membuktikan kalau pestisida berpotensi berbahaya untuk perkembangan otak pada hewan saat masih dalam kandungan.
Berbeda dari perilaku seperti merokok atau minum alkohol, terpapar pestisida biasanya tidak bisa kita kendalikan dan wanita hamil sering tidak menyadari bahwa mereka terpapar bahan kimia.
Orang-orang bisa terpapar pestisida tidak hanya melalui penyemprotan tetapi juga saat mengonsumsi produk-produk yang sudah mengandung bahan kimia. Memilih produk organik bisa membantu mengurangi risiko ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penelitian doktoral UI mengungkap lumut epifit berpotensi menjadi bioindikator kualitas lingkungan di kawasan urban yang terdampak polusi udara.
Polres Magelang Kota mengedukasi pelajar SMP Muhammadiyah Kreatif Bandongan tentang bahaya bullying, tawuran, narkoba, dan penggunaan media sosial yang bijak.
Presiden Prabowo dijadwalkan meresmikan groundbreaking Blok Masela hari ini. Proyek gas raksasa ini diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Juli 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta nomor layanan WhatsApp.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 16 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.