Fantastis, Potongan Rambut Ludwig van Beethoven Dilelang Rp270 Juta
Potongan rambut Ludwig van Beethoven yang dipotong sendiri oleh sang komposer Jerman dan diberikan kepada seorang pianis pada 1826, dilelang oleh rumah lelang Inggris Sotheby.
Dokter dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta dr. Venita, MSc/ Bisnis-Eva Rianti
Harianjogja.com,JAKARTA--Kanker serviks merupakan kanker yang disebabkan karena virus, yakni virus HPV (human papillomavirus). Oleh karena itu, cara antisipasinya dengan cara vaksinasi HPV.
Hal tersebut disampaikan oleh Dokter dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta dr. Venita, MSc. Dia mengungkapkan bahwa kanker serviks bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi HPV sejak dini. Sebab, jika sudah terinfeksi virus, maka vaksin tidak akan bekerja efektif atau mungkin tidak bekerja sama sekali. Umumnya, vaksinasi HPV dilakukan sebelum seseorang aktif melakukan hubungan seksual.
“Vaksinasi HPV sudah bisa dimulai sejak berusia 9 tahun. Anak pada usia 9—13 tahun sistem imunnya lebih baik. Jadi, pemberian vaksin cukup dua kali saja, sedangkan di atas usia 13 tahun harus menerima vaksin sebanyak tiga kali,” tuturnya ketika ditemui dalam acara pameran foto #IamTrulyWoman, baru-baru ini.
Dia melanjutkan, vaksinasi HPV memang akan bekerja lebih efektif jika diberikan sedini mungkin, namun semua orang dewasa berapapun usianya, baik yang sudah pernah berhubungan seksual ataupun belum, sebaiknya melakukan vaksinasi HPV.
“Ini [vaksinasi] bisa dilakukan untuk semua keadaan, kecuali bagi wanita yang sedang hamil,” tambahnya.
Namun perlu diperhatikan pula, bagi yang sudah aktif berhubungan seksual, terlebih dahulu lakukan pemeriksaan pap smear untuk pengecekan. Pap smear adalah pemeriksaan untuk melihat perkembangan sel kanker yang tidak abnormal di sel lapisan leher rahim.
Jika hasil pap smear normal, boleh langsung melakukan vaksinasi HPV untuk memberikan efek perlindungan yang lebih optimal.
Sementara, jika hasilnya tidak normal, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti biopsi atau pemeriksaan invasif lain untuk memastikan terjadi tidaknya proses kegananasan di sekitar leher rahim.
Venita menambahkan, kanker serviks menjadi penyakit yang urgen sehingga penting sekali untuk mengedukasi masyarakat ataupun mengadvokasi pemerintah untuk mendorong turunnya angka penderita dan kematian akibat penyakit tersebut.
Berdasarkan data Globocan 2018, lebih dari 18.000 perempuan Indonesia per tahun atau 50 jiwa per harinya meninggal dunia akibat kanker serviks.
Angka tersebut meningkat drastis dari data Globocan 2012 yang mencatatkan sebanyak 26 perempuan meninggal dunia setiap harinya akibat kanker tersebut.
Secara umum, data Globocan 2018 menunjukkan bahwa kasus baru kanker serviks di Indonesia mencapai 32.469 kasus atau 17,2% dari presentase kanker perempuan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Potongan rambut Ludwig van Beethoven yang dipotong sendiri oleh sang komposer Jerman dan diberikan kepada seorang pianis pada 1826, dilelang oleh rumah lelang Inggris Sotheby.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.