Fantastis, Potongan Rambut Ludwig van Beethoven Dilelang Rp270 Juta
Potongan rambut Ludwig van Beethoven yang dipotong sendiri oleh sang komposer Jerman dan diberikan kepada seorang pianis pada 1826, dilelang oleh rumah lelang Inggris Sotheby.
Ilustrasi penderita gangguan tidur (sleep anea)./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Kalangan usia produktif sering memiliki jadwal yang padat bahkan sering membuat seseorang kesulitan mendapatkan jam tidur yang normal. Akhirnya, akhir pekan menjadi pelampiasan untuk ‘melunasi’ hutang tidur.
“Kebanyakan masyarakat modern kurang tidur selama hari-hari kerja dan kemudian tidur lebih banyak di akhir pekan,” tutur Christoper Depner, seorang penulis dalam studi tentang continual cycle, dilansir dari Medicaldaily, baru-baru ini.
Meskipun metode ‘mengejar ketertinggalan’ ini sepertinya merupakan solusi yang sempurna, para peneliti telah berusaha mencari tahu risikonya dari waktu ke waktu.
Dalam studinya dilakukan sebuah penelitian terhadap sekelompok kecil peserta yang dibagi menjadi tiga kelompok dengan mengikuti jadwal tidur yang berbeda.
Kelompok pertama tidur selama 5 jam per malam, kelompok kedua tidur hingga 9 jam setiap malam, dan kelompok ketiga tidur selama 5 jam per malam di hari kerja dan melunasi hutang tidur di akhir pekan dengan bangun terlambat.
Temuan ini mengungkapkan bahwa kelompok kedua dan ketiga mengalami sedikit kenaikan berat badan selama studi. “Pemulihan tidur tidak mencegah penambahan berat badan yang berhubungan dengan kurang tidur,” ujarnya.
Keduanya juga ditemukan memiliki sensitivitas insulin yang berkurang yang dapat meningkatkan risiko diabetes dari waktu ke waktu.
Temuin ini juga menunjukkan bahwa bangun terlambat secara dramatis hanya pada akhir pekan dapat berulang kali mengganggu ritme sirkadian Anda.
Bahwa sebenarnya konsistensi selalu menjadi hal penting dalam memanajamen jadwal tidur. Tidur siang hari, misalnya, mungkin bukan ide yang bagus kecuali seseorang telah mengembangkan kebiasaan yang konsisten tentang itu.
“Saya pikir orang merasa bahwa mereka bisa menjadi mesin selama seminggu dan kemudian menjadi manusia di akhir pekan,” kata Azizi Seixas, seorang ahli tidur dan asisten professor di Fakultas Kedokteran Universitas New York.
“Tidur bukan permainan matematika, kamu tidak bisa menyeimbangkannya. Tubuhmu perlu jadwal karena suatu alasan,” lanjutnya.
Jadi, apa solusinya ketika kita tidak bisa mendapatkan istirahat yang cukup sebelum akhir pekan?
Menurut penelitian sebelumnya, jika Anda kehilangan 5 jam tidur selama satu minggu kerja, 1,5 jam tidur tambahan di akhir pekan cukup untuk melunasi hutang tidur Anda.
Segera setelah bangun, pastikan untuk mengekspos diri Anda ke sinar matahari yang cukup karena ini memainkan peran penting dalam membangun otak Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Potongan rambut Ludwig van Beethoven yang dipotong sendiri oleh sang komposer Jerman dan diberikan kepada seorang pianis pada 1826, dilelang oleh rumah lelang Inggris Sotheby.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa