Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Sunan Kalijaga dan Salmafina Sunan. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA – Putri pengacara Sunan Kalijaga, Salmafina Sunan mengeluarkan keputusan kontroversial, yakni melepas hijab pada Senin lalu. Tentu saja, ini menghebohkan media sosial. Banyak yang nyinyir dengan keputusan Salma untuk kembali memperlihatkan auratnya tersebut.
Gerah dengan komentar dan pembicaraan netizen soal Salma, sang ayah, Sunan Kalijaga akhirnya angkat bicara. Melalui sebuah video, Sunan Kalijaga mengatakan jika orang-orang tidak perlu lagi mengurusi sang putri yang melepas hijabnya.
Ia juga menyebutkan jika alangkah baiknya mereka yang berkomentar itu justru lebih mengevaluasi diri sendiri ketimbang harus repot menceramahi sang putri.
“Udah, enggak usah ngurusin hijab anak gua, elu aja berkerudung mulutnya begitu. Urus masing-masing aja deh, kayak udah pada bener aja lu,” ucap Sunan seperti yang dilansir dari salah satu akun gosip, Kamis (21/2/2019).
Mengenai isu jika Salmafina dan hijabnya berhubungan dengan sang mantan suami, Taqy Malik, Sunan memberikan bantahan tegas. Walau tak menyebut langsung nama Taqy, namun Sunan merujuk pada pria yang pernah menikahi sang putri.
“Assalamu alaikum, gua cuma mau kasih tahu kalau anak gua itu berhijab sebelum kenal sama si Sinchan. Bukan karena dia berhijab terus mau nikah sama si Sinchan. Jadi sudah jelas ya,” tegas Sunan.
Unggahan dalam akun gosip itu kemudian menuai reaksi yang beragam dari netizen. Mulai dari kritik kepada Sunan yang dianggap membela anaknya melepas hijab hingga penjelasan dari netizen soal aksi dari Sunan Kalijaga tersebut.
“Sehelai rambut anak bapak terlihat oleh bukan muhrim, bisa menjerumuskan bapak ke neraka. Naudzubillah, yang begini kok dibela?” tulis netizen.
“Dia enggak dukung anaknya lepas hijab, dia gerah sama netizen yang komentar dan dm (direct message) ke dia ngurusin anaknya dengan cara bicara yang nyinyir. Itu pointnya. Kalau anaknya lepas hijab, itu kemauan anaknya sendiri,” tulis yang lainnya.
Sementara itu pantauan di dua instagram milik pasangan ayah dan anak ini, keduanya tetap aktif menjalani kegiatan masing-masing. Namun dalam kolom komentar, Sunan dna Salma kompak untuk membatasinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Belanja gaji pegawai Pemkab Sleman 2027 turun menjadi Rp787,97 miliar. BKAD mewaspadai TPP terdampak jika target PAD tidak tercapai.
Pemerintah memastikan pemisahan anggaran BGN dari fungsi pendidikan mulai diterapkan pada penyusunan APBN 2028 sesuai putusan MK.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.
IHSG ditutup naik 0,80 persen ke level 6.236,13 pada Jumat, didorong sentimen positif dari bursa Asia, AS, China, dan faktor domestik.