Bagaimana Sebaiknya Penggunaan Penyedap Rasa untuk Makanan Anak? Ini Saran Dokter

Reni Lestari
Reni Lestari Kamis, 31 Januari 2019 05:17 WIB
Bagaimana Sebaiknya Penggunaan Penyedap Rasa untuk Makanan Anak? Ini Saran Dokter

Ilustrasi./Eatdrinkbetter

Harianjogja.com, JAKARTA — Orangtua selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Di masa pertumbuhan, orang tua biasanya lebih hati-hati mengenai asupan makanan pada anaknya. Banyak orang tua yang menghindari makanan yang mengandung garam berlebih dan penyedap rasa.

Dokter anak Conny Tanjung mengatakan, sah-sah saja bagi anak di atas 1 tahun untuk mendapat asupan rasa asin dari garam dan gurih dari penyedap rasa. Catatannya adalah, dua bumbu tersebut tidak berlebihan diberikan pada makanan anak.

"Asin atau peyedap rasa bukannya tidak boleh, asin asal tidak terlalu asin ya boleh saja. Kalau terlalu asin takut efek jangka panjangnya hipertensi dan segala macam. Penyedap rasa kalau tidak terlalu banyak juga tidak apa-apa," katanya di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Penyedap rasa, lanjutnya, mengandung rasa umami yang membuat makanan bertambah gurih sehingga merangsang nafsu makan, khususnya bagi anak yang kekurangan berat badan.

Dia menambahkan, bagi anak yang menggemari kerupuk, orang tua bisa menyiasati dengan menggoreng sendiri menggunakan minyak sehat tanpa lemak trans.

"Anak makan kerupuk tidak apa-apa juga. Kalau mau menyiasati, kerupuknya kurangi lemak trans-nya. Kalau mau pakai minyak goreng yang bagus,"ujar Conny.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online