Dokter Ilegal Jadi Faktor Kesehatan Gigi Penduduk Indonesia Menurun

Newswire
Newswire Sabtu, 26 Januari 2019 07:17 WIB
Dokter Ilegal Jadi Faktor Kesehatan Gigi Penduduk Indonesia Menurun

Ilustrasi dokter/Reuters

Harianjogja.com, SEMARANG--Kondisi kesehatan gigi dan mulut penduduk Indonesia mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun lalu. Indikasi penurunan adalah tingkat kerusakan yang semakin tinggi. 

"Kesehatan gigi dan mulut penduduk Indonesia itu jelek dibanding lima tahun lalu, mungkin kerja kita, kerja pemerintah kurang maka kita minta dokter gigi melakukan bakti sosial memperbaiki dan edukasi ke masyarakat," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sri Hananti Seno di Semarang, Jumat (25/1/2019).

Ia menyebutkan indikasi menurunnya kondisi kesehatan gigi dan mulut itu antara lain, dulu kerusakan pada setiap orang hanya antara 4-5 gigi, namun kini rata-rata 7-8 gigi rusak per orang.

Kondisi tersebut diketahui melalui riset langsung yang dilakukan 2.562 dokter gigi yang dilakukan pada 2018 dan hasilnya akan keluar akhir 2019, namun hasil sementara dari riset wawancara diketahui sebesar 57,6% masyarakat Indonesia sakit gigi dan hanya 10,2% yang berobat ke dokter gigi.

"Tercatat sebesar 92 persen penduduk Indonesia mengalami kerusakan gigi," ujarnya.

Menurut dia, banyak faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut antara lain, munculnya dokter gigi ilegal yang hanya bermodalkan pengetahuan dari media sosial Youtube atau mengikuti seminar yang kemudian mendapat sertifikat seminar.

Faktor lain, lanjut dia, yaitu pemerataan penempatan dokter gigi karena meski tercatat ada 30.000 dokter gigi yang praktik, namun tidak merata terutama di daerah-daerah terpencil, dan kesadaran masyarakat untuk berobat ke dokter gigi juga dianggap masih kurang sehingga perlu diedukasi.

"Saya akan membuat program dengan pemerintah untuk meningkatkannya, entah nanti preventif atau lainnya," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : antara

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online