Pertamina Jamin SPBU Penuhi Standar Global Hasil Audit Independen
Pertamina Patra Niaga jamin SPBU penuhi standar global hasil audit lembaga independen untuk tingkatkan kepercayaan publik.
Kedelai/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Protein nabati yang berasal dari kedelai memiliki banyak manfaat tak kalah dengan protein hewani.
Berbagai produk kedelai yang dapat ditemui adalah tahu, susu kedelai serta tempe. Ada juga protein kedelai yang dikonsumsi dalam bentuk bubuk protein. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari protein kedelai dilansir Boldsky, belum lama ini.
Membangun otot
Protein kedelai memberi banyak asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein kedelai mengandung asam amino rantai cabang (BCAA) yang terdiri dari tiga asam amino yakni leusin, isoleusin dan valin. Berbagai penelitian telah mengungkapkan meski BCAA membantu dalam membangun otot, tugas protein kedelai tidak seefektif sumber protein lain seperti protein whey. Akan tetapi jika mengkonsumsi produk susu bersama dengan protein kedelai akan lebih efektif.
Menurunkan berat badan
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa protein kedelai memicu penurunan berat badan sama efektifnya dengan produk berbasis hewani. Sebuah penelitian dilakukan di mana 20 peserta laki-laki obesitas diberi diet protein tinggi berbasis kedelai serta diet tinggi protein berbasis daging. Penelitian ini mengarah pada temuan bahwa diet protein tinggi berbasis kedelai sama efektifnya dengan pola makan kaya protein berbasis daging dalam membantu penurunan berat badan.
Menjaga kesehatan jantung
Protein kedelai ditemukan baik untuk kesehatan jantung. Berbagai penelitian telah mengungkapkan bahwa kedelai membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Sebuah penelitian juga mengatakan bahwa mengganti protein hewani dengan sekitar 25 g protein kedelai menghasilkan penurunan kadar kolesterol jahat serta kadar trigliserida, yang merupakan jenis lemak yang ditemukan dalam darah.
Menurunkan risiko kanker
American Cancer Society menyatakan bahwa meski kedelai mengandung isoflavon seperti estrogen, mereka memiliki sifat anti-estrogen. Beberapa penelitian mengungkap bahwa orang yang mengonsumsi makanan kedelai, akan sedikit beresiko terhadap kanker payudara. Kandungan serat yang ada dalam kedelai juga dapat membantu memerangi berbagai jenis kanker. Meski demikian, studi tentang makanan kedelai dan kanker memiliki hasil yang beragam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina Patra Niaga jamin SPBU penuhi standar global hasil audit lembaga independen untuk tingkatkan kepercayaan publik.
Maverick Viñales kembali tampil di MotoGP Catalunya 2026 setelah absen tiga seri akibat operasi bahu.
Tips traveling aman saat gelombang panas agar terhindar dari dehidrasi, heatstroke, dan kelelahan selama liburan.
Oscar Piastri diingatkan agar tidak terburu-buru meninggalkan McLaren meski masuk radar Red Bull Racing.
Konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu performa seksual, mulai dari sulit ereksi hingga menurunnya sensitivitas tubuh.
Ford mengembangkan teknologi mobil parkir yang bisa bergerak otomatis untuk menghindari tabrakan menggunakan AI dan sensor pintar.