11 Jalan di Boyolali Masuk Zona Rawan Kecelakaan, Ini Daftarnya
Dishub Boyolali identifikasi 11 ruas jalan rawan kecelakaan. Empat ruas jadi prioritas dalam RAK LLAJ 2026–2031.
Ilustrasi tidur/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Ketika lampu dimatikan dan Anda memutuskan untuk tidur, beberapa menit pertama pasti dihabiskan untuk berguling dan berputar di tempat tidur. Sekitar 20-30 menit berikutnya Anda baru bisa mulai tertidur dengan pulas.
Hal yang sama juga terjadi dengan pikiran dan indera Anda. Ketika seseorang menutup mata untuk beristirahat namun tidak semua komponen dari tubuh kita beristirahat. Sebuah penelitian baru berhasil membuktikan teori ini.
Salah satu bagian tubuh manusia yang tetap aktif meskipun sedang dalam kondisi beristirahat adalah telinga. Meskipun mata terpejam, tetapi Anda tentunya masih bisa mendengar suara-suara yang ada di sekitar meskipun dengan samar.
Ya, menurut penelitian, ketika telinga melakukan tugasnya dengan benar saat beristirahat, informasi yang Anda dapatkan hanyalah samar-samar. Hal ini terjadi karena otak Anda.
Anda dapat dengan jelas mendengar percakapan yang tepat dan suara-suara lain tetapi hal ini menjadi tidak sempurna karena otak anda yang sebenarnya menolak informasi yang baru saja diterima. Efek ini membuat Anda tidak ingat apa yang Anda dengar selama tertidur.
Untuk memahami dinamika tubuh kita, sebuah penelitian dilakukan di sebuah universitas yang berbasis di AS dengan objek penelitian anak-anak sekolah yang sedang tidur. Ketika mereka telah mencapai siklus REM dalam durasi tidur mereka, anak-anak dibuat untuk mendengar beberapa suara dan kata-kata acak tetapi tidak menunjukkan respon.
Ketika mereka bangun, mereka dibuat untuk mendengar suara yang sama lagi bersama dengan suara yang sebelumnya diberikan. Terlihat bahwa anak-anak menunjukkan reaksi positif terhadap suara-suara itu. Secara tidak langsung hal ini membuktikan bahwa mereka dapat mendengar suara selama siklus tidur.
Dengan demikian, telinga mereka bekerja lebih dari otak yang membuat mereka sangat sadar terhadap suara yang ada. Penelitian ini juga membuktikan bahwa Anda akan terus memperoleh informasi dari apa yang ada di sekeliling meskipun dalam kondisi tidur.
Sebagaimana dilansir Times of India, belum lama ini ada cara lain yang menarik tentang sesuatu yang didengar memengaruhi pikiran bawah sadar manusia. Studi ilmiah telah membuktikan bahwa apa yang kita dengar tepat sebelum tertidur atau percakapan yang terjadi dalam periode tidur diolah oleh pikiran bawah sadar untuk menciptakan mimpi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dishub Boyolali identifikasi 11 ruas jalan rawan kecelakaan. Empat ruas jadi prioritas dalam RAK LLAJ 2026–2031.
Regulator gas mendesis bisa dipicu seal, pemasangan, atau regulator rusak. Simak penyebab dan cara mengatasinya dengan aman.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026 sebagai “Kepala Daerah Inovator Pembangunan dan Ketahanan
Masa tunggu haji reguler turun menjadi rata-rata 26 tahun. Pemerintah masih mengkaji berbagai skema percepatan keberangkatan jemaah.
Ketua RT mengungkap tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi pernah mengirim ancaman serupa kepada warga di lingkungan tempat tinggalnya.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026 sebagai “Kepala Daerah Akselerator Pariwisata