Bareskrim Ungkap Eks TNI dan Polri Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia
Bareskrim mengungkap korban TPPO bermodus rekrutmen tentara bayaran Rusia berasal dari kalangan sipil hingga mantan anggota TNI dan Polri.
Fiki Alman./ Ist- Facebook
Harianjogja.com, JAKARTA - Beredar video Vicky Prasetyo menggerebek istrinya, Angel Lelga sedang berduaan dengan seorang lelaki di dalam kamar. Mereka diduga tengah berselingkuh.
Kabar yang beredar, lelaki itu bernama Fiki Alman. Dikonfirmasi, kuasa hukum Vicky, Marloncius Sihalolo, membenarkannya.
"Kalau Alman menurut informasi sih artis pendatang baru ya, artis FTV, itu aja sih sementara infonya," kata Marlon ditemui usai melaporkan Angel Lelga di Polres Jakarta Selatan, Senin (19/11/2018).
Marlon juga memastikan kliennya belum pernah bertemu dengan Fiki Alman. "Belum pernah kenal sama sekali," ujarnya.
Vicky Prasetyo malam tadi menggerebek rumah Angel Lelga di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, didampingi kuasa hukum, keluarga dan Ketua RT setempat.
Vicky yang membawa media ketika melakukan penggerebekan memergoki Angel Lelga sedang bersama seorang lelaki di dalam kamar.
Sementara, hingga berita ini ditulis, baik Angel Lelga maupun FIki Alman belum memberikan konfirmasi. Angel diketahui masih menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bareskrim mengungkap korban TPPO bermodus rekrutmen tentara bayaran Rusia berasal dari kalangan sipil hingga mantan anggota TNI dan Polri.
Cek jadwal lengkap 15 perjalanan KRL Jogja-Solo Rabu 4 November 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif sekali jalan Rp8.000.
PSMS Medan bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta di I.League Cup 2026/2027 setelah Phillerson menyamakan skor pada menit ke-80.
Listyo Sigit melakukan sidak Koperasi Merah Putih di Cakung pada 2 November, sehari sebelum Bareskrim mengumumkan tiga tersangka penyadapan ilegal.
PMII Jateng meminta Polri mengevaluasi penggeledahan ponpes putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan terhadap para santri
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.