Ombudsman Ingatkan Polri Hormati HAM Saat Geledah Pesantren
Ombudsman RI meminta Polri mengevaluasi penggeledahan pesantren putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan HAM bagi santriwati.
Susu formula. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Munculnya bintik berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk terkadang membuat orang tua khawatir. Perubahan tampilan tersebut bisa memunculkan pertanyaan mengenai kualitas produk, termasuk apakah susu masih aman dikonsumsi anak.
Namun, bintik gelap pada susu bubuk tidak selalu berasal dari kontaminasi benda asing. Dalam proses pengolahan susu, partikel tertentu dapat mengalami perubahan warna akibat paparan panas. Fenomena ini dikenal dengan istilah scorched particles.
Akademisi bidang teknologi pangan IPB University, Prof. Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, STP, MSc, menjelaskan susu bubuk diproduksi melalui beberapa tahapan, mulai dari pencampuran bahan, pemanasan, hingga pengeringan. Salah satu teknologi yang umum digunakan dalam proses tersebut adalah spray drying atau pengeringan semprot.
Teknologi ini mengubah susu cair menjadi bubuk dengan bantuan udara panas. Proses penguapan air berlangsung dalam waktu singkat sehingga paparan panas terhadap komponen susu relatif terbatas.
“Melalui teknologi spray drying, susu cair diubah menjadi bubuk dengan memanfaatkan udara panas dalam waktu singkat. Menariknya, penguapan air membantu menjaga suhu partikel susu tetap lebih rendah dibandingkan suhu udara pengering, sehingga paparan panas terhadap komponen gizinya relatif ringan,” jelas Prof. Azis melalui keterangan persnya, Selasa (3/11/2026)
Meski proses pengeringan berlangsung secara terkontrol, sebagian partikel susu dapat menempel pada permukaan alat pengering. Partikel yang tertinggal tersebut berpotensi mengalami paparan panas lebih lama dibandingkan partikel lainnya sehingga warnanya berubah menjadi kecokelatan hingga kehitaman.
Perubahan inilah yang disebut scorched particles. Fenomena tersebut dapat dianalogikan dengan terbentuknya lapisan kecokelatan pada dasar panci ketika susu dimasak atau bagian pinggir roti yang berubah warna akibat pemanasan.
Reaksi panas bisa mengubah warna partikel susu
Menurut Prof. Azis, perubahan warna tersebut berkaitan dengan reaksi Maillard, yakni reaksi kimia antara gula pereduksi dan protein atau asam amino ketika bahan pangan mengalami pemanasan.
Reaksi Maillard umum ditemukan dalam pengolahan makanan. Selain memengaruhi warna, reaksi ini juga dapat membentuk karakteristik aroma dan rasa tertentu.
“Perubahan warna pada partikel susu ini berkaitan dengan reaksi Maillard, yaitu reaksi antara gula susu dan protein akibat paparan panas. Reaksi ini umum terjadi dalam proses pengolahan pangan dan dapat memengaruhi warna serta karakteristik produk, tanpa selalu menunjukkan adanya kontaminasi dari luar,” ungkapnya.
Metode pengujian yang dirujuk American Dairy Products Institute (ADPI), yakni Determination of Scorched Particles Method No. 005, Version 2.2 (2025), juga membahas keberadaan partikel hangus sebagai salah satu parameter dalam penilaian susu bubuk.
Meski demikian, keberadaan bintik gelap tidak bisa langsung disimpulkan sebagai scorched particles. Pemeriksaan tetap diperlukan untuk memastikan partikel tersebut berasal dari proses pengolahan susu, bukan benda asing atau tanda kerusakan produk.
Periksa kondisi susu sebelum dikonsumsi
Orang tua tetap perlu memperhatikan kondisi susu bubuk sebelum memberikannya kepada anak. Warna dan bentuk partikel bukan satu-satunya indikator untuk menilai kualitas produk.
Prof. Azis menyarankan agar konsumen lebih berhati-hati apabila menemukan partikel yang keras, jumlah bintik gelap yang tidak wajar, perubahan aroma, atau penggumpalan yang tidak biasa.
“Jika ditemukan bintik yang keras atau dalam jumlah tidak wajar, perubahan aroma, maupun penggumpalan yang tidak biasa, sebaiknya produk tidak diberikan terlebih dahulu. Pastikan juga kemasan dalam kondisi baik dan susu disimpan sesuai petunjuk untuk menjaga kualitasnya,” tambah Prof. Azis.
Konsumen juga perlu memeriksa tanggal kedaluwarsa, memastikan kemasan tidak rusak, serta menyimpan susu sesuai petunjuk pada label. Cara penyimpanan yang tepat membantu menjaga mutu produk setelah kemasan dibuka.
Jika menemukan perubahan yang mencurigakan, konsumen sebaiknya tidak langsung mengonsumsi atau memberikan produk tersebut kepada anak. Simpan kemasan beserta informasi nomor produksinya, kemudian hubungi layanan konsumen produsen untuk meminta penjelasan atau pemeriksaan lebih lanjut.
Memahami proses produksi susu bubuk dapat membantu orang tua membedakan perubahan karakteristik yang mungkin terjadi selama pengolahan dengan kondisi produk yang perlu diwaspadai. Dengan begitu, keputusan terkait konsumsi susu dapat didasarkan pada informasi dan pemeriksaan yang tepat, bukan semata-mata pada tampilan bintik gelap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ombudsman RI meminta Polri mengevaluasi penggeledahan pesantren putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan HAM bagi santriwati.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Yusril menyatakan pemerintah akan mengevaluasi kewenangan penyadapan lembaga negara setelah Bareskrim menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal.
Cek jadwal SIM Keliling dan layanan perpanjangan SIM Gunungkidul November 2026, termasuk lokasi, syarat dokumen, serta biaya SIM A dan C.
BPIP menegaskan Mahkamah Etik Nasional masih sebatas kajian. UII menjadi tuan rumah diskusi penyusunan naskah urgensi lembaga tersebut.
Bareskrim menyita 11 ponsel, satu iPad, dan empat flashdisk dalam penyidikan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.