Anak Bisa Kena Malnutrisi, Simak Cara Mencegahnya

Eva Rianti
Eva Rianti Sabtu, 20 Oktober 2018 10:35 WIB
Anak Bisa Kena Malnutrisi, Simak Cara Mencegahnya

Ilustrasi anak makan/ist-Medicaldaily

Harianjogja.com, JAKARTA –Menurut Organisasi Kesehatan Dunia/ World Health Organization (WHO), malnutrisi merupakan kekurangan atau ketidakseimbangan dalam asupan nutrisi seseorang.

Malnutrisi mencakup dua kelompok besar kondisi kekurangan gizi, yakni kekurangan gizi yang mencakup kekurangan tenaga (wasting), pengerdilan (stunting), kekurangan berat badan (underweight), dan defisiensi micronutrien.

Adapun, yang kedua berupa kelebihan gizi akibat kelebihan pasokan nutrisi yang dapat menyebabkan obesitas dan keracunan vitamin.

Berikut ini secara singkat dijelaskan cara mencegah malnutrisi, seperti dilansir dari Boldsky, Rabu (17/10/2018).

Pertama, memilih makanan yang lebih sehat

Adalah hal yang sangat penting dalam memilih makanan yang lebih sehat. Mulailah dengan mendapatkan informasi nutrisi pribadi anak Anda berdasarkan jenis kelamin, usia, tinggi badan, berat badan, dan tingkat aktivitas fisik.

Usahakan anak Anda menikmati makanan ketika makan, isi setengah piringnya dengan buah-buahan dan sayuran berwarna oranye, merah, cokelat, dan hijau gelap.

Kedua, cemilan sehat

Kudapan pada makanan sehat mendapatkan dosis nutrisi dan kalori ekstra yang baik diantara waktu makan. Kudapan sehat akan meningkatkan kesehatan anak Anda secara keseluruhan, meningkatkan kekuatan otak, mengatur suasana hati, dan memberikan energi yang cukup pada tubuh.

Ketiga, olahraga

Malnutrisi menyebabkan penurunan berat badan yang luar biasa. Dengan berolahraga sekitar 30 menit dalam sehari, ini dapat membantu mengelola berat badan, memerangi penyakit, dan memperbaiki suasana hati serta meningkatkan energi.

Keempat, tambahkan suplemen

Seseorang dengan gizi buruk diyakini dapat memperoleh manfaat dari mengonsumsi suplemen nutrisi. Suplemen nutrisi ini menjadi pelengkap dan membantu tubuh anak untuk tercegah dari penyakit malnutrisi.

Ingatlah bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Satu hal yang perlu diketahui, untuk mendeteksi kekurangan gizi, Anda harus mengamati kebiasaan makan anak Anda, berhati-hati terhadap penurunan berat badan, periksa luka yang membutuhkan waktu untuk menyembuhkan, terdapat masalah gigi dan mengawasi obat-obatan yang memengaruhi nafsu makan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online