Penimbun Pertalite di Temanggung Ditangkap, Ini Modusnya
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Nisa Sabyan. /Ist-Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA – Beredar kabar bahwa konser grup musik Sabyan Gambus di Batu Licin menempatkan penonton pria dan perempuan secara terpisah.
Menanggapi hal ini, Sabyan pun buka suara. Menurut mereka, aturan tersebut bukanlah dibuat oleh Sabyan Gambus.
Hal tersebut diceritakan langsung oleh salah satu personel Sabyan Gambus saat menjadi bintang tamu dalam program acara Alvin&Friends yang ditayangkan oleh INews TV.
“Itu kalau enggak salah di daerah Batu Licin Kalimantan. Itu sebenarnya dari panitianya bukan kita sendri yang memang membuat aturan penonton wanita dan pria dipisah,” ujar Owen, seperti dikutip Okezone, Selasa (14/8/2018).
“Pas kita naik panggung itu, kita baru tahu kalau penonton dipisah laki-laki dan perempuan. Jadi bukan kita yang membuat seperti itu,” sambungnya.
Owen pun mengatakan jika konser tersebut bukan diselenggarakan oleh Sabyan sendiri, namun event organizer yang mengundangnya. Hal tersebutlah yang membuat EO tersebut memiliki kebijakan tersendiri seperti memisahkan penonton berdasarkan gender.
“Itu bukan konser yang kita buat, tapi pas kita perform itu, panitia atau EO yang mengadakan acara untuk kita. Jadi bukan kita yang membuat tapi mereka yang mengundang kita,” pungkasnya.
Sebagai grup musik yang tengah naik daun, pemberitaan mengenai Sabyan Gambus pun sedang marak. Salah satunya mengenai Sabyan yang selalu mengajak para penonton untuk salat berjemaah.
Namun ternyata, hal tersebut dibantah oleh Sabyan sendiri.
Nama Sabyan Gambus memang kini tengah naik daun setelah berhasil membawakan ulang sejumlah lagu bernuansa Timur Tengah. Karya grup musik yang didirikan pada 2015 lalu ini mulai dikenal melalui saluran YouTube.
Kini, grup musik yang digawangi oleh Nissa, Annisa, Ayus, Tebe, Kamal serta Owen ini telah memiliki pengikut sebanyak lebih dari 3juta orang di YouTube.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.