Google Siapkan Fitur Anti-Penipuan di Android 17
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Bedu/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Bedu, komedian ternama Indonesia membuat kejutan. Bedu yang bernama asli Harabdu Tohar secara resmi menggugat cerai istrinya, Irma Kartika Anggreani, di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, pada Senin, 22 September 2025.
Menurut Humas PA Jakarta Selatan, Dede Rika, perkara tersebut masuk dengan inisial pemohon HT (Harabdu Tohar) dan termohon IK (Irma Kartika Anggreani). "Didaftarkan pada 22 September 2025," jelas Dede Rika dikutip dari kanal Youtube.
Gugatan cerai talak ini diajukan melalui sistem e-court. Pihak pengadilan telah menetapkan jadwal sidang perdana yang akan digelar pada 30 September 2025.
BACA JUGA: Rizky Ridho Diminati Tim Luar Negeri
Mengenai isi gugatan, pihak PA Jakarta Selatan menolak untuk memberikan rincian karena terikat oleh aturan kerahasiaan. "Sesuai dengan aturan, kami tidak bisa menginfokan isi gugatan tersebut. Yang jelas itu perkara cerai," tegas Dede Rika.
Dalam sidang perdana nanti, Bedu dan Irma, sebagai pemohon dan termohon, memiliki pilihan untuk hadir secara langsung atau diwakili oleh kuasa hukum masing-masing. Keputusan ini sepenuhnya diserahkan kepada kedua belah pihak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Piala Presiden 2026 libatkan 64 klub dari 38 provinsi. Erick Thohir sebut ajang ini jadi kunci pembinaan sepak bola dari akar rumput.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.