Kecelakaan Maut di Boyolali, Motor Disambar Truk LPG di Lampu Merah
Kecelakaan maut di Boyolali, motor tertabrak truk LPG di lampu merah Penggung. Satu penumpang tewas di lokasi.
Buah apel/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Kulit apel sebenarnya memiliki banyak sekali manfaat. Namun Anda harus memastikan pestisida tidak tertelan ketika mengonsumsinya.
Berikut ini adalah beberapa alasan kuat untuk tidak mengupas kulit apel seperti dilansir Boldsky.
Satu buah apel ukuran sedang memiliki sekira 4,4 gram serat total. Kulit apel memiliki serat larut dan tidak larut. Namun, ada sekira 77 persen dari mereka yang merupakan serat tidak larut. Hal tersebut berfungsi untuk mencegah konstipasi dengan mengikat air dan mendorong limbah pencernaan melalui usus besar. Di sisi lain, serat larut membuat Anda merasa kenyang, mencegah kenaikan gula darah dan memperlambat penyerapan nutrisi serta menurunkan kolesterol.
Kulit apel memiliki 8,4 mg vitamin C dan 98 IU vitamin A. Kalau Anda mengupas kulit apel, maka akan mengurangi 6,4 mg vitamin C dan 61 IU vitamin A. Lebih dari separuh kan nutrisi yang hilang?
Sebuah studi dari Cornell University pada tahun 2007 menunjukkan bahwa senyawa yang disebut triterpenoids ditemukan dalam kulit apel. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk membunuh sel-sel kanker, khususnya sel-sel kanker usus besar, payudara dan hati. Menurut American Institute for Cancer Research, apel adalah sumber antioksidan yang baik. Antioksidan ini juga dapat menurunkan resiko kanker paru-paru.
Kandungan quercetin dan flavonoid lebih banyak ditemukan di kulit daripada daging apel. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lima atau lebih apel setiap minggunya, memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik karena adanya quercetin. Ini juga berpengaruh dalam menurunkan resiko asma. Menurut sebuah studi tahun 2004, quercetin melawan kerusakan jaringan di otak yang terkait penyakit alzheimer dan masalah degeneratif lainnya.
Kulit apel mengandung asam ursolat, senyawa penting yang dapat memerangi obesitas. Asam ursolat ini juga meningkatkan lemak otot, yang berguna untuk membakar kalori sehingga terhindar dari resiko obesitas.
Menurut University of Illinois, kulit apel mengandung mineral penting seperti kalium, kalsium, folat, besi dan fosfor. Mineral tersebut memiliki fungsi yang berbeda di dalam tubuh seperti memelihara tulang hingga mengatur pertumbuhan sel dan menghasilkan sel darah yang sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kecelakaan maut di Boyolali, motor tertabrak truk LPG di lampu merah Penggung. Satu penumpang tewas di lokasi.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.