Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Ilustrasi sabun/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Pernah merasa seperti ada sabun di mulut? Waspadalah, gejala ini bukan sembarangan.
Simak penyebabnya seperti dilansir Medical News Today berikut ini:
Tak membilas piring secara benar sehingga menyisakan sabun dapat menjadi penyebab pertama. Rasa sabun begitu kuat hingga bahkan dapat mengubah rasa makanan dan air.
Rasa sabun di mulut juga bisa muncul bila seseorang mencuci sayuran atau buah dalam air yang memiliki sabun di dalamnya, menggunakan sedotan yang masih memiliki sisa sabun dan menyiapkan makanan dalam kondisi sisa sabun masih menempel di tangan. Bila penyebabnya semua ini maka rasa sabun di mulut biasanya hilang dalam waktu singkat.
Beberapa obat meninggalkan rasa di mulut. Rasa ini bisa menyerupai sabun atau berinteraksi dengan makanan atau air lalu menciptakan rasa sabun atau logam.
Telavancin, antibiotik yang digunakan untuk mengobati pneumonia bakteri, beberapa infeksi kulit dan infeksi oleh bakteri Staphylococcus, bisa menyebabkan rasa sabun atau logam di mulut.
Kondisi ini walau tak berbahaya tetapi bisa mengganggu. Biasanya ini terjadi selama seseorang meminum obat.
Merasakan sesuatu membutuhkan pengecap untuk mengirim sinyal ke otak. Jika otak tidak dapat memproses atau memahami sinyal ini dengan benar, maka rasa makanan yang seharusnya manis misalnya bisa berubah.
Beberapa orang tak bisa merasakan rasa makanan seperti biasanya selama atau pasca mengalami stroke atau cedera otak lainnya. Beberapa orang bahkan tak bisa merasakan rasa samasekali. Rasa sabun atau metalik setelah stroke dapat bersifat sementara atau jangka panjang.
Jika seseorang mengalami perubahan di indra perasanya, maka dia harus berkonsultasi dengan dokter untuk dapat mendiagnosis penyebabnya. Terapi okupasi, bicara, atau menelan dapat membantu.
Varian dalam gen OR6A2 dapat membuat beberapa rasa makanan, terutama ketumbar menjadi tidak enak dan terkadang seperti sabun. Varian dalam gen ini relatif jarang dan bukan berarti seseorang yang mengalaminya mengalami masalah kesehatan. Hal ini hanya menyebabkan makanan tertentu terasa tidak enak.
Masalah kesehatan gigi dan gusi dapat menyebabkan rasa sabun atau logam di mulut. Jika seseorang tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik, makanan yang dia makan bisa tertinggal di gigi dan gusi dan mengubah rasa makanan saat mereka makan.
Penyakit gusi dan infeksi mulut dapat menyebabkan rasa sabun di mulut. Beberapa orang juga merasa seperti ada rasa logam yang kuat. Jika rasa sabun muncul disertai sakit di rahang atau gigi, gusi bengkak atau memerah, bau mulut, maka penderita harus berkonsultasi dengan dokter gigi.
Sejumlah racun dapat mengubah rasa makanan atau menyebabkan rasa sabun atau logam di mulut, misalnya arsenik. Rasa sabun mungkin merupakan gejala pertama keracunan, tetapi kebanyakan orang dengan cepat mengalami gejala lain, seperti masalah kesadaran, bingung, mual.
Jika seseorang tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa mereka menghadapi keadaan darurat medis, seperti kemungkinan keracunan, mereka biasanya menunggu untuk melihat apakah gejala hilang.
Apa yang harus dilakukan?
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan bila tiba-tiba seperti ada rasa sabun di mulut, salah satunya minum air. Selain itu, makan makanan yang hambar, menyikat gigi dan flossing gigi untuk menghilangkan plak atau makanan yang membusuk dan bernafas dalam-dala. untuk membantu meredakan kecemasan.
Kapan harus ke dokter?
Rasa sabun di mulut biasanya bukan kondisi serius. Namun, orang harus mengunjungi dokter dalam 1 hingga 2 hari jika rasanya tidak hilang dengan sendirinya, rasanya semakin kuat. Lalu rasa sabun muncul disertai masalah perut seperti muntah.
Selain itu, mereka harus segera mendapatkan perawatan jika rasa sabun di mulut terjadi setelah mengalami cedera kepala. Lalu ada tanda-tanda stroke, kehilangan kesadaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.