Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Ilustrasi daging merah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyuka daging merah harus waspada, terutama jika perempuan. Sebab studi menunjukkan konsumsi daging merah ternyata berkaitan erat dengan peningkatan risiko kanker usus besar pada perempuan.
Studi itu dimuat dalam International Journal of Cancer. Para peneliti dari Universitas Leeds memeriksa penelitian kohort untuk mengetahui apakah daging merah, daging unggas, ikan berhubungan dengan risiko kanker kolon dan rektum.
Mereka menemukan, konsumsi daging merah secara teratur berkaitan dengan tingkat kanker usus besar distal yang lebih tinggi.
National Cancer Institute mendefinisikan kolon distal sebagai bagian terakhir kolon yang meliputi kolon desendens (sisi kiri organ) dan kolon sigmoid (bagian kolon yang menghubungkan ke rektum).
"Dampak dari berbagai jenis daging merah dan pola diet di lokasi kanker adalah salah satu tantangan terbesar dalam studi diet dan kanker kolorektal," kata penulis utama Dr. Diego Rada Fernandez de Jauregui, belum lama ini.
Dalam studi itu, peneliti mengumpulkan data dari studi kohort perempuan di Inggris yang melibatkan sekitar 32.147 orang wanita dari Inggris, Wales dan Skotlandia. Para partisipan ini direkrut antara 1995 dan 1998 dan dilacak selama rata-rata 17 tahun.
Secara total, ada 462 kasus kolorektal didokumentasikan. Dari jumlah itu, 335 kasus adalah kanker usus besar dan 119 lainnya adalah kanker kolon distal.
Analisis ini menunjukkan penurunan risiko kanker kolon distal terjadi pada wanita yang mengonsumsi makanan tanpa daging merah.
"Studi kami tidak hanya membantu menjelaskan bagaimana konsumsi daging dapat mempengaruhi bagian-bagian kolerektum secara berbeda, tetapi juga menekankan pentingnya pelaporan makanan dari kelompok besar orang," kata Janet Cade, kepala NEG dan Profesor dari Epidemiologi Gizi dan Kesehatan Masyarakat di Sekolah Ilmu Pangan dan Nutrisi, Leeds, seperti dilansir Medical Daily.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.