Klaten Ubah Sampah Jadi Listrik, Proyek Dimulai Tahun Ini
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Ilustrasi Jeruk Orange/Reuters
Harianjogja.com, NEW JERSEY—Hasil studi menyebutkan jus jeruk sebenarnya kurang baik untuk kesehatan. Jeruk manis mengandung fruktosa buah yang saat perut kosong bisa berdampak buruk bagi kesehatan hati dan saluran pencernaan.
Dalam studi yang hasilnya disiarkan dalam jurnal Cell Metabolism, para peneliti dari Princeton University menemukan bahwa fruktosa, yang merupakan gula buah, diproses terutama di usus kecil alih-alih liver sebagaimana pemikiran sebelumnya.
Jika fruktosa tidak diproses di usus kecil, maka dia akan bergerak ke hati atau usus besar dan kolon. Pada hati, studi sebelumnya menunjukkan bahwa jumlah gula yang berlebihan bisa menimbulkan kerusakan.
Dan sekarang, mengetahui bahwa kelebihan fruktosa juga menuju ke mikrobioma di usus kecil dan kolon, para peneliti menyatakan bahwa itu bisa bisa membawa efek yang sama seperti pada hati mesti mereka belum tahu pasti bagaimana itu bisa terjadi.
Para peneliti menyarankan menjaga asupan gula, termasuk fruktosa, pada tingkat yang wajar. "Ada perbedaan fisiologis mendasar mengenai bagaimana jumlah gula yang lebih sedikit dan lebih banyak diproses di dalam tubuh," kata Joshua D. Rabinowitz dari Lewis-Sigler Institute for Integrative Genomics di Princeton University, seperti dilansir Health.
"Pandangan sebelumnya adalah bahwa hati memproses semua gula yang ditelan. Tapi studi ini menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen fruktosa dibersihkan oleh usus kecil pada tikus," katanya.
Dengan memperhatikan hal itu, Rabinowitz menyarankan konsumsi fruktosa "dalam jumlah moderat" agar tidak sampai merusak hati, seperti sekaleng atau segelas besar jeruk.
Saat Perut Kosong
Selain itu, para peneliti menemukan bahwa usus kecil lebih baik dalam memproses fruktosa setelah makan, karenanya menyarankan jus buah tidak diminum saat perut kosong agar tidak berdampak negatif terhadap kesehatan.
"Mikrobioma dirancang untuk tidak pernah melihat gula," katanya, menambahkan bahwa itu pada intinya menyiratkan berapapun fruktosa yang mencapai usus besar bisa menjadi masalah.
Para peneliti menekankan bahwa penelitian mereka tidak secara eksplisit menunjukkan fruktosa berdampak pada mikrobioma. Namun, efeknya "mungkin," dan itu harus dipelajari lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Bulog Jogja mencapai 100% target penyerapan gabah 2026 pada Juli dengan total 196.431 ton setara beras guna memperkuat cadangan pangan.
Kemendagri meminta Pemda mengoptimalkan pajak kendaraan bermotor setelah penerimaan PKB turun Rp11,58 triliun pada 2025.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000, perjalanan pertama pukul 05.00 WIB.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengecam ancaman bom di SDN Srengseng saat MPLS karena mencederai hak anak atas rasa aman di sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, keberangkatan pertama pukul 05.05 WIB.