Anak Kurang Gizi? Begini Cara Intervensinya

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 08 Mei 2018 21:17 WIB
Anak Kurang Gizi? Begini Cara Intervensinya

ILustrasi Anak-Anak/JIBI

Harianjogja.com, JOGJA-Balita paling rentan terhadap masalah malnutrisi. Jika anak di usia lima tahun pertamanya tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, maka pertumbuhan fisik dan otaknya tidak optimal.

Head of Communication Amway Indonesia Rossy Hardiningsih menjelaskan, gizi merupakan salah satu permasalahan besar yang dihadapi oleh setiap negara dari tahun ke tahun. Amway selaku pemimpin di industri suplemen dan makanan kesehatan merasa terpanggil untuk turut andil dalam membantu pemecahan masalah tersebut.

Amway melalui program global Nutrilite Power of 5 berinisiatif meningkatkan kesadaran masyarakat di dunia untuk menyadari pentingnya asupan gizi cukup untuk anak balita. Intervensi tersebut dilakukan juga di Pekalongan. Bersama Pemkab Pekalongan, Amway Indonesia mengadakan program Nutrilite Power of 5.

Program ini berisi penyuluhan pola asuh dan nutrisi untuk anak sehat dan serdas bagi 300 relawan kesehatan di Pekalongan. Program ini juga membantu sekitar 500 anak gizi kurang di tujuh kecamatan di Pekalongan. Dengan cara pemberian bubuk vitamin Nutrilite Little Bits yang digerakan oleh ibu-ibu PKK dan relawan kesehatan.

"Kami mengembangkan produk Nutrilite Little Bits yaitu 1 gram bubuk mikronutrisi yang terdiri dari 15 vitamin dan mineral esensial. Sejak tahun 2009 kami mendonasikan suplemen nutrsi mikro ke jutaan anak di seluruh dunia," katanya melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (8/5/2018).

Ahli Gizi Rita Ramayulis mengatakan, pemberian asupan gizi yang tepat berkaitan erat dengan pola asuh orang tua. Kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi seimbang untuk anak di awal pertumbuhan bisa mengakibatkan anak-anak  mengalami hambatan dalam pertumbuhannya bahkan menjadi obesitas.

Selain itu, gizi ibu yang tidak optimal juga menjadi salah satu penyebab masalah kurang gizi pada balita. Oleh karenanya, setiap ibu harus selalu mengonsumsi makanan yang seimbang gizinya. "Apabila sedang dalam masa menyusui, apa yang ibu makan itulah yang akan diberikan kepada bayinya melalui ASI. Setelah masa menyusui selesai, ibu juga memiliki peranan penting karena ibu lah yang sering membeli dan memasak makanan yang akan disajikan," kata Rita.

Ketua Umum PKK dan Pembina Kader Kesehatan Pekalongan Munafah Asip Kholbihi berharap kerjasama dengan Amway Indonesia melalui program Corporate Social Responsibilitynya bisa menurunkan angka kematian balita. "Dengan pemberian bubuk nutrisi mikro Nutrilite Little Bits pada anak gizi kurang diharapkan anak-anak balita sehat lahir dan batin," ujar Munafah saat kegiatan penyuluha.

Dari hasil pemantauan dan pengukuran terhadap 435 anak menunjukkan adanya peningkatan berat dan tinggi badan di hampir semua anak yang mendapatkan serbuk Nutrilite Little Bits. "Ada 414 anak yang mengalami peningkatan perbaikan gizi. Sebanyak 21 anak status gizinya turun karena adanya penyakit bawaan yang menyebabkan si anak tidak bisa mengalami perbaikan gizi," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online