Hidup di Negara Tropis, Masih Ada Orang Indonesia Kekurangan Vitamin D

Irwan A Syambudi
Irwan A Syambudi Sabtu, 05 Mei 2018 17:17 WIB
Hidup di Negara Tropis, Masih Ada Orang Indonesia Kekurangan Vitamin D

Ilustrasi cuaca./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah

Harianjogja.com, SLEMAN-- Jogja International Hospital (JIH) atau dikenal dengan Rumah Sakit JIH mengadakan simposium vitamin D tentang peranannya dalam imonologi, kehamilan, tulang, dan persendian. Simposium tersebut diikuti ratusan peserta.

Direktur Utama Rumah Sakit JIH, Mulyo Hartana mengatakan bahwa penting untuk mengulas lebih jauh terkait peran vitamin D dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa vitamin yang larut dalam lemak ini berguna dalam meningkatkan penyerapan oleh usus terhadap kalsium, magnesium, dan phosphat. Unsur tersebut diperlukan untuk memperkuat tulang, gigi, otot, serta janin. Selain itu juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Vitamin D umumnya diasosiasikan sebagai vitamin sinar matahari, karena memang dibuat oleh kulit saat terpapar sinar matahari. "Mestinya negara tropis seperti Indonesia warganya tidak mungkin mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin D. Tapi data yang ada menunjukkan bahwa defisiensi vitamin D sering atau banyak terjadi," kata dia saat hadir dalam simposium yang diselenggarakan di Aula JIH, Sabtu (5/5/2018).

Untuk itu pihaknya menyelenggarakan simposium vitamin D ini agar tenaga kesehatan ataupun masyarakat luas dapat mengetahui lebih detail. Dalam simposium tersebut pihaknya menghadirkan para dokter ahli di JIH untuk mengulas lebih dalam terkait dengan vitamin D. Seperti penyebab kekurangan vitamin D, akibatnya, serta gejala yang mungkin dirasakan ketika kekurangan vitamin D.

"Targetnya peserta simposium adalah dokter umum se-DIY dan Jawa Tengah, dengan harapan dapat menyegarkan kembali serta menambah pengetahuan tentang serba-serbi vitamin D dari berbagai aspek ilmu kedokteran," ujarnya.

Dalam simposium ini dihadirkan sejumlah narasumber pakar di bidangnya masing-masing. Di antaranya adalah dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan dalam bidang alergi imunologi, Deshinta Putri Mulya. Dia mengulas tentang hubungan vitamin D dengan kekebalan.

Narasumber kedua yakni dokter spesialis kebidanan, Mitra Prana yang menyampaikan tentang vitamin D pada kehamilan. Ketiga yakni dokter spesialis ortopedi, Nurul Huda yang membahas tema tentang proses penyembuhan tulang dan faktor yang mempengaruhinya.

Terakhir dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan reumatologi, Rawan Broto mengulas tentang peran sistem imun di bidang reumatologi.

Salah satu narasumber, Deshinta Putri Mulya menjadi pembuka dengan memaparkan terkait dengan definisi vitamin D, fungsi, serta manfaatnya bagi tubuh. "Sumber vitamin D ada dua yakni vitamin D2 berasal dari sunlight (UV) dan vitamin D3 dari synthesized in the skin," jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online