Ribuan Warga Jogja Ikuti Kampanye Ayo Indonesia Bergerak

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 08 April 2018 20:17 WIB
Ribuan Warga Jogja Ikuti Kampanye Ayo Indonesia Bergerak

Ribuan warga Jogja mengikuti kampanye Ayo Indonesia Bergerak di Stadion Mandala Krida, Minggu (8/4/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak

Harianjogja.com, JOGJA-Ribuan warga Jogja mengikuti kampanye untuk melawan gaya hidup sedentary atau kurang aktif. Mereka bergerak bersama dalam kampanye Ayo Indonesia Bergerak yang digelar di Stadion Mandala Krida Jogja, Minggu (8/4/2018).

Technical Marketing Advisor Fonterra Brands Indonesia Rohini Behl mengatakan, fenomena sedentary terjadi seiring dengan gaya hidup modern yang terjadi di Indonesia. Gaya hidup sedentary saat ini menjadi isu penting di Indonesia dan dunia.

"Gaya hidup sedentary ini terbukti telah meningkatkan jumlah penderita penyakit tidak menular dan mencegah masyarakat agar memiliki kehidupan yang lebih baik," katanya di sela-sela kegiatan Anlene Bergerak.

Senior Nutrition Manager Fonterra Brands Indonesia Andriani Ganesmari menambahkan, berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 24,1% penduduk Indonesia menjalani perilaku sedentary lebih dari 6 jam perhari.

"Dengan seperempat masyarakat yang menjalani gaya hidup sedentary maka risiko terjadinya penyakit tidak menular bisa meningkat. Saat ini penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan dunia di antaranya adalah penyakit strok, jantung, dan diabetes melitus," katanya.

Kampanye tersebut digelar pertama kali di Jogja. Alasannya, Jogja termasuk tiga kota teratas di Indonesia di mana tingkat kasus (prevalensi) penyakit tidak menular seperti strok, jantung dan diabetes. "Sedentary ini sangat mengawatirkan sehingga perlu dikampanyekan kepada masyarakat," ujarnya.

Kampanye Ayo Indonesua Bergerak juga melibatkan Brand Ambassador Anlene Indy Barends dan Prisia Nasution. Kegiatan dalam kampanye ini meliputi aktivitas fisik lari estafet dari Jogja ke Jakarta yang diikuti 250 pelari dan pesepeda. Mereka melakukan perjalanan sejauh 600 km melewati sejumlah kota, mulai Jogja, Purwokerto, Bandung, dan Bogor.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online