IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Shukri Lawrence, pendobrak stereotipe di Arab lewat brand fashion miliknya. /The F Thing
Harianjogja.com, JOGJA- Shukri Lawrence namanya. Pemuda asal Timur Tengah ini berani memberontak dari stereotipe di negaranya lewat fashion.
Tak hanya mendobrak kultur Timur Tengah, Shukri juga berbagi dengan sesama melalui brand fashion besutannya. The F Thing menuturkan kisahnya untuk kita.
Kita semua tahu bahwa ada suatu stigma yang telah melekat pada bahasa/tulisan Arab, ini pula yang diungkapkan oleh Shukri. Stigma yang identik dengan terorisme dan hal-hal negatif itulah yang sedang diperangi oleh tRASHY CLOTHING, brand yang dimiliki oleh Shukri.
Berawal dari saat beranjak besar, Shukri harus berhadapan dengan penilaian orang-orang terhadap identitas Arab yang dimilikinya. Penilaian negatif tersebut harus dihadapinya terus menerus, padahal tidak sepenuhnya benar. Orang-orang lebih banyak menilai berdasarkan potret budaya yang ditayangkan di TV, berbagai media, atau apa yang terlihat di depan mata.
Dengan tekad besar ingin melunturkan potret kultur dan bahasa Arab yang seringkali dianggap sebagai terorisme, Shukri mulai ‘menyelundupkan’ pakaian-pakaian dari merek terkenal seperti Nike dan adidas, lalu menambahkannya dengan huruf Arab.
Begitu followers Shukri di Instagram mulai menunjukkan minat membeli barang-barang tersebut, dia menyadari bahwa dirinya sudah memiliki sarana untuk meningkatkan kepedulian mengenai isu tersebut. Shukri lalu meluncurkan tRASHY CLOTHING, merek pakaiannya sendiri yang mendobrak persepsi penduduk dunia tentang budaya Arab.
Kendati demikian, ini bukanlah satu-satunya hal yang menggerakkan pemuda kelahiran Yerusalem tersebut. Sebagai upaya kepedulian dan mewujudkan keinginan membantu, Shukri juga mendonasikan 25 persen pendapatan merek bajunya ke tempat penampungan pengungsi Siria dan Palestina di Yordania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Perlukah HP Android dipasang antivirus? Simak penjelasan lengkap soal Play Protect, malware, phishing, Wi-Fi publik, dan kapan antivirus masih dibutuhkan.
Ancaman boikot Piala Dunia U20 Wanita mengguncang sepak bola dunia. Di baliknya, kritik tajam terhadap tata kelola FIFA dan ketimpangan gender. Bisakah ini jadi
Pangsa pasar mobil Tiongkok di Indonesia melonjak dari 5,8% pada 2024 menjadi 17,4% pada 2026. BYD, Wuling, dan Chery memimpin pertumbuhan.
ASDP dan Pelni membuka layanan pengiriman bantuan gratis untuk korban gempa NTT. Logistik dikirim melalui jalur laut guna mempercepat distribusi.
Malaysia dan Singapura menghadapi misi berat lolos ke final Piala AFF 2026 setelah kalah pada leg pertama semifinal dari Vietnam dan Thailand.